Rokan Hulu

Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Masih Juga Belum Ditemukan

Jasad bocah bernama‎ Siti Juleha (5 tahun) yang diduga tenggelam di aliran Sungai Batang Lubuh Desa Babussalam belum ditemukan.

Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Masih Juga Belum Ditemukan
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Jasad bocah bernama‎ Siti Juleha (5 tahun) yang diduga tenggelam di aliran Sungai Batang Lubuh Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) belum ditemukan tim pencari sampai hari ketujuh.‎ 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Jasad bocah bernama‎ Siti Juleha (5 tahun) yang diduga tenggelam di aliran Sungai Batang Lubuh Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) belum ditemukan tim pencari sampai hari ketujuh.‎

Bocah perempuan anak pasangan dari Ahadin (60) dan Suryati (42), warga RT 05/ RW 01 Desa Babusalam, Kecamatan Rambah, dididuga tenggelam setelah pamit ke ibunya yang tengah memasak air di dapur bahwa akan buang air besar.‎

Lela, panggilan akrab bocah perempuan ini, diduga hanyut setelah abang korban menemukan pakaian, celana dan sandal yang dipakai korban di pinggiran Sungai Batang Lubuh, tempat korban buang air besar.‎

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, Suparno mengungkapkan, tim gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Rohul, Polres Rohul dan TNI, Dinsos Rohul, dibantu masyarakat masih terus menyisir ke hilir Sungai Batang Lubuh.‎

Baca: VIDEO: Banjir Genangi Kelurahan Limbungan Baru, Rumbai Pekanbaru, Terparah Sejak 10 Tahun Terakhir

Ia menambahakan, selain pencarian melalui jalur air, tim pencari dari beberapa instansi juga melakukan pencarian dari pinggiran sungai hingga radius 25 kilometer sampai Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir.

"Penyisiran sudah dilakukan hingga radius lebih dari 25 kilometer aliran sungai. Pencarian juga melibatkan masyarakat dan pihak keluarga korban," katanya, Selasa (11/12/2018).‎

Suparno menerangkan, saat ini arus aliran Sungai Batang Lubuh su‎dah sangat lambat. Tim gabungan juga masih standby di Posko yang dibangun di depan Kantor PMI Kabupaten Rohul di Jalan Diponegoro, Pasirpangaraian.‎

Saat ditanya apakah proses akan dihentikan di hari ketujuh, Suparno mengakui pihak Basarnas Pekanbaru telah menghentikan pencarian karena sesuai dengan SOP, namun tim gabungan BPBD, TNI, Polri tetap melakukan pencarian korban.

Baca: Jalan Parit Indah Landa Banjir Akibat Parit Meluap, Pengendara Terpaksa Dorong Motor

‎Sementara, Kepala Desa Babussalam, Basron, mengatakan‎ tim pencari mengalami kendala, sebab sehari pasca korban diduga tenggelam, debit aliran Sungai Batang Lubuh naik dan air keruh, sehingga menyulitkan proses pencarian.‎

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved