Tembilahan

Masyarakat Desa Keritang Keluhkan Limbah Perusahaan Sawit yang Mencemari Sungai Mengkaseh

aktifitas pembuangan limbah ke sungai sudah sering terjadi, bahkan untuk tahun ini saja sudah lebih 10 kali limbah di buang ke sungai.

Masyarakat Desa Keritang Keluhkan Limbah Perusahaan Sawit yang Mencemari Sungai Mengkaseh
istimewa
Sungai Mengkaseh yang terletak di Desa Keritang tampak keruh diduga karena limba perusahaan sawit. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru T Muhammad Fadhil

TRIBUNTEMBILAHAN, KEMUNING – Masyarakat Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengeluhkan aktifitas pembuangan limbah ke aliran Sungai Mengkaseh oleh PT  Putra Keritang Sawit.

Menurut masyarakat setempat, aktifitas pembuangan limbah ke sungai sudah sering terjadi, bahkan untuk tahun ini saja sudah lebih 10 kali limbah di buang ke sungai.

Hal ini sangat meresahkan karena masyarakat sekitar sangat membutuhkan air sungai itu.

Baca: Limbah PKS Diduga Cemari Sungai Tapung di Petapahan, Begini Akhirnya

Ikan yang biasa banyak dan dapat memenuhi kebutuhan warga sudah tidak ada lagi.

“Semua sudah musnah. Kami warga sini sangat berharap agar sungai kami kembali seperti semula yang dapat kami manfaatkan. Kami warga jadi menduga ada kongkalikong pihak perusahaan dengan oknum pejabat di lingkungan pemerintahan baik Desa, Kecamatan, maupun Kabupaten. Atau siapapun oknum itu,” ujar Agus seorang warga yang tinggal di sekitar sungai kepada awak media, Rabu (12/12/2018).

Agus, warga Desa Keritang dengan latar belakang Sungai Mengkaseh yang keruh
Agus, warga Desa Keritang dengan latar belakang Sungai Mengkaseh yang keruh (istimewa)

Menurut Agus, limbah tersebut terus menerus di buang ke sungai tanpa merasa bersalah, oleh karena itu dirinya dan masyarakat lain berharap agar perusahaan tersebut bertanggung-jawab dengan semua kerusakan yang ada akibat limbah itu", ungkap Agus dengan nada kesal.

Sementara itu, Kepala Desa Keritang, Nazarudin, membenarkan hal tersebut dan mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan warga tentang limbah kepada pihak perusahaan.

Baca: Sungai Tapung Diduga Tercemar oleh Limbah PKS di Petapahan, Kepala DLH: Jaring Nelayan Hitam

Namun menurutnya, keluhan tersebut sepertinya tidak juha di gubris oleh pihak perusahaan, sehingga Nazarudin berusaha agar warga jangan sampai berbuat anarkis.

“Syukurlah warga masih mau menuruti nasehat saya. Jadi saya minta perusahan segera memperbaiki kinerjanya, agar jangan sampai menimbulkan hal-hal yang tak di inginkan,” tegas Nazarudin.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved