Diprediksi Lebih Melambat Lagi, Bagini Kebijakan BI untuk Ekonomi Indonesia 2019

Ekonomi global yang berada pada ketidakpastian atau tumbuh melandai dan tidak seimbang selama kurun waktu 2018 ikut mempengaruhi ekonomi Indonesia.

Diprediksi Lebih Melambat Lagi, Bagini Kebijakan BI untuk Ekonomi Indonesia 2019
Tribun Pekanbaru/Hendri Gusmulyadi
Suasana salah satu diskusi penel pada Capacity Building yang digelar Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Riau di satu hotel di Jakarta, Kamis (13/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Secara global, kondisi ekonomi dunia tahun 2018 berada di luar prediksi.

Hal itu dikatakan Asisten Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Handri Adiwilaga, pada acara Capacity Building Wartawan Wilayah Kerja KPW BI Provinsi Riau di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Ekonomi global yang berada pada ketidakpastian atau tumbuh melandai dan tidak seimbang selama kurun waktu 2018 ini ungkap Handri, ikut mempengaruhi ekonomi Indonesia.

"Melambatnya pertumbuhan ekonomi negara-negara maju serta negara emerging market. Ini juga disertai divergensi arah pertumbuhan antar negara makin melebar. Amerika memang tumbuh sebesar 2,9 persen di 2018 ini. Sedangkan negara lainnya seperti Euro yang prediksi awalnya 2,2 persen, 2018 hanya 2,0 persen," ungkap Handri.

Baca: LIVE STREAMING: Ini Penjelasan Pihak LAM Riau Terkait Gelar Adat untuk Jokowi

Perang dagang antara Amerika-Tiongkok dan ketidakpastian global hampir di semua negara membuat negara-negara di dunia banyak yang melakukan pengetatan agar tidak begitu terimbas.

Penguatan dolar begitu dirasakan oleh semua negara meski sempat mereda pada November.

Handri menyebut, perkiraan BI perlambatan ekonomi dunia masih akan berlanjut di tahun 2019. Di dorong oleh melambatnya ekonomi Amerika Serikat, Tiongkok dan negara maju lainnya.

Bahkan ketidak pastian ekonomi dunia juga akan tetap tinggi. Diprediksi pertumbuhan ekonomi dunia di tahun 2019 berada pada angka 3,7 persen.

Di tengah perlambatan itu, memang Amerika diprediksi masih tetap tumbuh. Kebijakan-kebijakan Amerika akan membuat negara lain menjadi moderat.

Halaman
123
Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved