Rokan Hulu

Kejari Rohul Bagi-Bagi Souvenir dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional

Kejari Rohul, juga ikut memperingatan hari korupsi se Dunia yang jatuh setiap 9 Desember tiap tahunnya.

Kejari Rohul Bagi-Bagi Souvenir dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional
Kejari Rokan Hulu
‎Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), juga ikut memperingatan hari korupsi se Dunia yang jatuh setiap 9 Desember tiap tahunnya. 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - ‎Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), juga ikut memperingatan hari korupsi se Dunia yang jatuh setiap 9 Desember tiap tahunnya.

Kajari Rohul, Freddy ‎Daniel Simanjuntak melalui Kasi Intel, Ade Maulana mengungkapkan, Kejari Rohul juga ikut dalam memperingati hari Korupsi Sedunia, yang diawali dengan kegiatan upacara di Kantor Kejari Rohul pada Senin (10/12/2018).

Ia menambahakan, setelah dilaksanakanya apel peringatan Hari Anti Korupsi Internasional , pihaknya turun ke jalan-jalan untuk membagikan suvenir-sevenir yang bertuliskan menolak praktik korupsi di Negeri Seribu Suluk.

"Setelah kita melaksanakan apel peringatan hari anti korupsi internasional, kita juga turun ke jalan-jalan untuk membagikan ratusan suvenir dan baju-baju yang bertuliskan penolakan terhadap perbuatan korupsi yang ada di Rohul," katanya, Jumat (14/12/2018).

Baca: Jadwal Ustaz Abdul Somad di Riau, UAS Dijadwalkan Tausiah di Lapas Kelas II B Pasirpangaraian Rohul 

Ade mengaku, selain membagikan suvenir dan baju-baju, pihaknya juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Rumah sakit umum daerah (RSUD), Pasirpangaraian, dan mengunjungi pasien-pasien dalam memberikan pemahaman tentang tindak pidana korupsi.

Diakuinya, ‎Kejari Rohul sangat berharap dengan diberikanya suvenir dan baju-baju yang bertuliskan penolakan terhadap tindakan korupsi, maka pemahaman masyarakat akan tidak korupsi yang di Rohul.

Ade menerangkan, pihaknya juga berharap tindak pidana korupsi tidak terjadi di kabupaten Rohul, karena akan menghambat pembangunan di kabupaten Rohul.

Bukan hanya itu saja, pihaknya juga berupaya untuk mencegah terjadinya tindak ‎pidana korupsi dengan melakukan sosilialisasi dan memaksimalkan fungsi dari TP4D .

Baca: VIDEO: Live Streaming Vietnam Vs Malaysia di Final Piala AFF Suzuki Cup 2018 Pukul 19.30 WIB

Diakuinya, dengan memaksimalkan Fungsi TP4D ‎diharapkan tindak pidana korupsi tidak terjadi Rohul, dan pembangunan di kabupaten Rohul bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Jadi tanpa adanya korupsi ‎pembangunan di Rohul akan berjalan dengan baik dan lancar, karena korupsi dapat menghambat pembangunan di Rohul," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved