Kampar

1.138 Warga Terdampak Banjir Derita Penyakit Gatal dan 160 Diare, Dinkes Kampar Sebut Belum Mewabah

Di antaranya Diare sebanyak 160 orang, Ispa, 951 orang, penyakit kulit 1.138 orang dan penyakit lainya sebanyak 1.529 orang.

1.138 Warga Terdampak Banjir Derita Penyakit Gatal dan 160 Diare, Dinkes Kampar Sebut Belum Mewabah
tribunpekanbaru/ikhwanulrubby
2 Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir, Ketinggian Air Sudah Capai 40 Cm 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Kampar, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mengaku belum ada penyakit yang sampai mewabah di tengah masyarakat yang terkena dampak banjir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Nurbit, Senin (17/12) mengatakan ditengah kondisi bencana banjir dan pasca banjir penyakit seperti gatal dan diare jadi yang banyak di idap masyarakat terdampak banjir.

Ia mengatakan dari pantauan Dinas Kesehatan hingga saat ini penyakit seperti gatal dan diare ada dikeluhkan masyarakat.

Baca: VIDEO: Ratusan Rumah Terendam Banjir, Gubri Wan Thamrin Turun ke Desa Buluh Cina Kampar, Riau

"Namun demikian penyakit ini belum bisa dikatakan mewabah di masyarakat yang terdampak banjir," ucapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, sudah ada sejumlah warga yang terserang penyakit akibat banjir.

Di antaranya Diare sebanyak 160 orang, Ispa 951 orang, penyakit kulit 1.138 orang dan penyakit lainya sebanyak 1.529 orang.

Artinya ada 3.779 warga yang terserang penyakit akibat banjir di Kampar.

Sementara masyarakat terdampak bencana banjir mencapai 78 ribu kepala keluarga.

Baca: Pemerintah Kabupaten Kampar Salurkan 7.800 Bantuan Sembako Presiden ke Korban Banjir Kampar

Nurbit mengaku Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dari saat kejadian banjir sudah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan peningkatan pelayanan kesehatan disemua wilayah puskesmas terdampak banjir.

Dalam rangka antisipasi mewabahnya penyakit yang disebabkan karena sanitasi dan lingkungan yang buruk tersebut Dinas Kesehatan sudah menyiapkan obat yang cukup di puskesmas.

"Kita sudah sediakan obat-obatan yang sesuai dengan penyakit yang diperkirakan akan timbul di kondisi banjir dan pasaca banjir tersebut," katanya.

Ia mengatakan ditengah bencana banjir tenaga kesehatan juga di siagakan di sejumlah posko banjir untuk memberikan layanan.(*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved