Kemeriahan Ulang Tahun ke-9 RS Syafira, Sekaligus Peluncuran Buku 'Mengabdi dengan Hati'  

Rumah Sakit (RS) Syafira Pekanbaru Rabu (19/12/2018), merayakan hari jadinya yang ke-9 tahun

Kemeriahan Ulang Tahun ke-9 RS Syafira, Sekaligus Peluncuran Buku 'Mengabdi dengan Hati'  
TribunPekanbaru/Hendri Gusmulyadi
Seremoni potongan tumpeng ulang tahun RS Syafira ke-9 tahun. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh pemilik RS Syafira dr Khairul Nasir, Sp.OG didampingi sang istri Lucky Kartika Sari SE, serta beberapa jajaran manajemen, di Aula Gedung Serbaguna Rumah Sakit tersebut, Rabu (2l19/12/2018). 

Jumlah total karyawan RS yang berlokasi di depan fly over Harapan Raya ini begitu sangat fantastik dan tumbuh dengan cepat. Khairul Nasir awalnya tak menduga Ia bisa mempekerjakan sebanyak 630 orang yang bertugas di berbagai unit.

"Inilah tempat kita berjuang, termasuk dokter spesialis, umum, semua berjumlah 630. Kita sudah mewujudkan cita-cita dan mimpi ini. Dengan cita-cita kita bisa menjadi rumah sakit yang paling disegani, rumah sakit yang dicari oleh masyarakat khususnya Provinsi Riau dan itu sudah terbukti," ungkapnya

Ia menambahkan, layanan RS Syafira sudah sangat teruji melihat dari makin banyaknya kerjasama dengan berbagai pihak dan prestasi. Menajemen bakal terus meningkatkan mutu dan layanan bahkan bisa berkembang lagi dari apa yang ada saat ini.

"Bagaimana ke depannya nanti kita akan terus kejar cita-cita. Tapi semuanya kembali pada Allah. Cita-cita tetap harus digantungkan ke langit, siapa tahu nanti bakal ada rumah sakit Syafira dua Rumah Sakit Syafira tiga. Kita akan terus kejar," ungkapnya.

Direktur RS Syafira dr Rina Elfiani menambahkan, pencapaian RS Syafira merupakan buah kerja keras dari semua pihak terutama energi dan ketabahan para owners yang terus berinovasi dan berkembang.

Tahun 2018 ini saja, tahun RS Syafira berubah signifikan baik dari sisi SDM yang makin punya kompetensi, layanan medis yang semakin lengkap, serta peralatan-peralatan medis yang kian memadai.

"Dan dokter rehab medik untuk penambahan di tahun ini. Lalu dari sisi bangunan Alhamdulillah, di Juni 2018 gedung baru kita sudah mulai operasional secara bertahap. Dan ini juga milik masyarakat, masyarakat makin melihat serta melirik rumah sakit Syafira sebagai tempat berobat," terangnya.

Rina menerangkan, ke depan, RS Syafira akan terus berkembang dengan upaya peningkatan layanan medis sehingga mampu melengkapi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.

Di 2018 ini, RS Syafira menjadi satu-satunya pusat pelayanan kesehatan di Pekanbaru yang memperoleh apresiasi dari Dirlantas Polda Riau dan Jasa Raharja, serta ditunjuk sebagai provider (rumah sakit swasta) untuk pelayanan korban Lakalantas Satu Atap.

"Kita dihadiahkan satu unit ambulance dari Jasa Raharja, ini merupakan kerja keras dari kita semua bagaimana kita mengelola rumah sakit, dari sisi administrasi kita terus benahi, membantu pasien," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved