Dumai

INSA Keluhkan Aplikasi IGMT yang Rumit, Beratkan Pelaku Usaha Pelayaran

Indonesian National Shipowner Association (INSA) Dumai merasa sistem pembayaran jasa pelayanan Indonesia Gateway Master Terminal (IGMT)

INSA Keluhkan Aplikasi IGMT yang Rumit, Beratkan Pelaku Usaha Pelayaran
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
INSA Keluhkan Aplikasi IGMT yang Rumit, Beratkan Pelaku Usaha Pelayaran 

INSA Keluhkan Aplikasi IGMT yang Rumit, Beratkan Pelaku Usaha Pelayaran

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syahrul Ramadhan

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Indonesian National Shipowner Association (INSA) Dumai merasa sistem pembayaran jasa pelayanan Indonesia Gateway Master Terminal (IGMT) yang dilaunching sejak 14 Desember 2018 lalu itu memberatkan para pelaku usaha pelayaran di Kota Dumai.

INSA yang menaungi agen pelayaran di Dumai menilai, sistem pembayaran diatur oleh PT Pelindo itu merugikan mereka dalam menjalankan usaha jasa angkutan berbasis kelautan.

Baca: INI Postingan Ustaz Abdul Somad tentang Tahun baru 2019 yang Menghilang di Facebook

Baca: FOTO Penjualan Aksesoris Natal dan tahun Baru 2019 di Pekanbaru

"Kebijakan baru dalam aplikasi IGMT tersebut sangat menyulitkan kinerja para agen kapal. Jauh sekali dari harapan yang seharusnya memudahkan," ungkap Ketua Insa Dumai Herman Bhukari didampingi Sekjen INSA Idham Khalid dan Humas INSA Bobi Erlanda pada Kamis (20/12/2018).

Ditambahkannya, agen kapal sebagai penghubung pemilik kapal tidak menolak kemajuan teknologi sebagaimana aplikasi IGMT yang dikembangkan oleh Pelindo.

Beberapa keluhan yang menjadi persoalan diantaranya, kewajiban agen untuk menyelesaikan hutang dari perusahaan pemilik muatan kepada Pelindo.

"Kami sudah merasa seperti debt collector, karena kami dibebankan untuk menagih hutang pihak ketiga kepada Pelindo. Padahal, secara administratif ini kan bukan tugas kami," sebutnya.

Tak hanya persoalan tersebut, Pelindo juga menerapkan sisten tarif hingga 115 persen bagi kapal yang ingin mendapatkan jasa pelayanan dari Pelindo.

Baca: Pengurus Forum Komunikasi Kader Kesehatan Daerah Kepulauan Meranti Resmi Dilantik

Baca: Anggaran KONI Pekanbaru Belum Diketahui Nominalnya, Ini Harapan Pengurus ke Pemko

"Anehnya, kalau belum membayar sampai selesai 115 persen, kapal-kapal tidak bisa masuk ke kawasan Pelabuhan Pelindo Dumai," papar Herman.

Halaman
12
Penulis: Syahrul
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved