Freeport Kembali ke Pangkuan Pemerintah Indonesia

PT Freeport Indonesia resmi mendapatkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari pemerintah.

Freeport Kembali ke Pangkuan Pemerintah Indonesia
Kompas.com
Freeport kembali ke pangkuan Indonesia pada Jumat (21/12/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Setelah sebelumnya hanya mengantongi izin kontrak karya (KK), PT Freeport Indonesia resmi mendapatkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari pemerintah.

Izin IUPK ini resmi didapatkan setelah PT Inalum mengakuisisi 51 persen saham PTFI.

Sebelumnya, Indonesia hanya memiliki 9 persen saham di PTFI.

"Pada hari ini, telah kita selesaikan proses panjang perubahan KK Freeport jadi IUPK. Hari ini telah selesai ditandatangani oleh Menteri ESDM, dan semuanya sudah diselesaikan," ujar Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono di Jakarta, Jumat (21/12/2018) seperti yang dilansir dari Kompas.

Baca: Kuasai Freeport & Chevron, Jokowi: Kok Enggak Ada Demo di Depan Istana?

Baca: Mengenal Muslim Uighur, Etnis Minoritas di China yang Sudah jadi Penduduk Xinjiang Berabad Lalu

Dengan terbitnya IUPK ini, PTFI akan mendapatkan kepastian hukum dan kepastian berusaha dengan mengantongi perpanjangan masa operasi 2 x 10 tahun hingga 2041, serta mendapatkan jaminan fiskal dan regulasi.

PTFI juga akan membangun pabrik peleburan (smelter) dalam jangka waktu lima tahun.

Terkait dengan pengalihan saham, INALUM telah membayar 3.85 miliar dollar AS kepada Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, untuk membeli sebagian saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI sehingga kepemilikan INALUM meningkat dari 9.36 persen menjadi 51.23 persen.

Kepemilikan 51.23 persen tersebut nantinya akan terdiri dari 41.23 persen untuk INALUM dan 10 persen untuk Pemerintah Daerah Papua.

Saham Pemerintah Daerah Papua akan dikelola oleh perusahaan khusus PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPPM) yang 60 persen sahamnya akan dimiliki oleh INALUM dan 40 persen oleh BUMD Papua. (*)

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved