Masih Ada Waktu, BI Buka Layanan Khusus Tukarkan Uang Emisi Lama

Seperti diketahui, BI akan menarik empat uang kertas tahun emisi 1998-1999 sampai tanggal 30 Desember 2018.

Masih Ada Waktu, BI Buka Layanan Khusus Tukarkan Uang Emisi Lama
Bank Indonesia
Empat mata uang rupiah akan dicabut peredarannya. Januari 2019, empat mata uang tersebut tak berlaku lagi sebagai alat pembayaran 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Masih ada waktu untuk yang ingin menukarkan uang kertas emisi tahun 1998-1999 yang akan ditarik dan tidak berlaku lagi mulai Januari 2019. 

Seperti diketahui, BI akan menarik empat uang kertas tahun emisi 1998-1999 sampai tanggal 30 Desember 2018.

Maka, setelah tanggal tersebut, keempat uang kertas tersebut tidak berlaku lagi dan tidak bisa ditukarkan dengan uang emisi baru.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang (DPU) Bank Indonesia (BI) Luctor Tapiheru menyebut bahwa BI akan beroperasi khusus yakni pada 29-30 Desember 2018 agar masyarakat bisa menukarkan uang emisi 1998 yang akan ditarik.

"Walaupun Sabtu-Minggu, seluruh kantor BI melayani penukaran uang tersebut," ujar Luctor saat di Kantor Bank Indonesia, Jumat (21/12/2018).

Baca: Lihat 7 Pekerjaan Paling Berbahaya di Dunia, Masih Mengeluh dengan Pekerjaanmu yang Sekarang?

Baca: Sektor Layanan Keuangan di Indonesia Masuk Kategori Spam, Tertinggi di Asia Tenggara,No 16 Di Dunia

Baca: Uang Rp 7,1 Milar Berhamburan di Jalan, Bikin Macet dan Kecelakaan, 4,2 Miliar Masih Dicari

Luctor menyebut, memang belum ada ketentuan khusus jangka berapa tahun dari penerbitan uang tersebut bisa ditarik atau tidak diberlakukan.

Namun, ada beberapa pertimbangan lain seperti ada uang emisi baru dengan teknologi pengaman uang yang baru, uang emisi lama terlalu sering dipalsukan, dan masa edar uang yang sudah habis.

Empat mata uang rupiah akan dicabut peredarannya. Januari 2019, empat mata uang tersebut tak berlaku lagi sebagai alat pembayaran
Empat mata uang rupiah akan dicabut peredarannya. Januari 2019, empat mata uang tersebut tak berlaku lagi sebagai alat pembayaran (Bank Indonesia)

Sebagai informasi, keempat uang kertas tersebut antara lain pecahan Rp 10.000 bergambar muka Cuk Nyak Dien Tahun Emisi 1998,

Rp 20.000 tahun emisi 1998 bergambar muka Ki Hajar Dewantara,

Rp 50.000 tahun emisi 1999 bergambar muka W.R. Soepratman, dan uang pecahan Rp 100.000 tahun emisi 1999, yang bergambar proklamator Soekarno-Hatta dan berbahan polymer. (*) 

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved