Rokan Hulu

Kadisperindag Rohul Sebut Pasokan Gas Elpiji 3 Kg di Rohul Aman Selama Natal dan Tahun Baru 2019

Kadisperindag) Rokan Hulu (Rohul), Sariaman menyebutkan, pasokan gas Elpiji 3 Kg di Rohul dipastikan aman selama Natal dan Tahun Baru 2019

Kadisperindag Rohul Sebut Pasokan Gas Elpiji 3 Kg di Rohul Aman Selama Natal dan Tahun Baru 2019
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kadisperindag Rohul Sebut Pasokan Gas Elpiji 3 Kg di Rohul Aman Selama Natal dan Tahun Baru 2019 

Kadisperindag Rohul Sebut Pasokan Gas Elpiji 3 Kg di Rohul Aman Selama Natal dan Tahun Baru 2019

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Rokan Hulu (Rohul), Sariaman menyebutkan, pasokan gas Elpiji 3 Kg di Rohul dipastikan aman selama Natal dan Tahun Baru 2019.

Dalam rangka penyambutan Natal dan Tahun Baru 2019, Kadisperindag Rohul, Sariaman mempastikan pasokan elpiji tabung ukuran 3 kilogram untuk masyarakat di Kabupaten Rohu cukup dan aman.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru, Kumpulkan Donasi untuk Berbagi dengan Anak Jalanan

Baca: KISAH Banker Cantik Asal Pekanbaru, Terpilih Jadi Dara Riau dan Putri Pariwasata Indonesia Fotogenic

Ia menambahakan, pasokan elpiji tabung ukuran 3 Kg di Rohul tidak mengalami kelangkaan, karena sebelumnya Disperindag Rohul sudah menggelar rapat dengan 144 pangkalan elpiji tabung 3 Kg yang ada di Rohul.

"Rapat itu untuk mengantisipasi kelangkaan dalam persiapan kebutuhan elpiji bagi masyarakat dalam merayakan hari besar agama (Natal) dan tahun baru‎ 2019," katanya, Minggu (23/12/2018).

Sariaman mengaku, terkait pasokan elpiji tabung ukuran 3 Kg untuk masyarakat di 16 kecamatan se Rohul aman.

Dirinya Juga sudah menekankan ke seluruh pangkalan gas Elpiji 3 Kg di Rohul, agar tidak menjual alpiji di atas harga eceran tertinggi (HET) sesuai yang telah ditetapkan Pemkab Rohul.

"Setiap pangkalan harus patuhi aturan pendistribusiannya. Pangkalan tidak dibolehkan lagi menjual gas elpiji 3 Kg ke pengecer di luar wilayah pemasaran pangkalan sedangkan harga jualnya harus menyesuaikan HET," tegasnya.

Bagi seluruh pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di Rohul, Ia meminta harus komitmen dengan HET yang telah ditetapkan.

Ketentuannya, jika pangkalan harus menyalurkan kepada pengecer, namun harga jualnya, tetap harus dikendalikan oleh pangkalan.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Indonesia Jadi Pramugari, Ini 17 Pramugari Cantik Citilink dan Lion Air

Baca: Kisah Cewek Cantik Asal Pekanbaru Tampil dengan Fashion Casual, Inspirasi Dress Code Smart Casual

"Bila harga jual gas elpiji 3 Kg seharga Rp21 ribu, jadi pengecer hanya menaikan diangka toleransi Rp1000 hingga Rp3000 per tabungnya," sebutnya.

Kemudian, dalam menghadapi hari keagamaan Natal dan Tahun Baru 2019, Sariaman menghimbau, agar seluruh pangkalan elpiji Tabung 3 Kg, untuk menjaga stabilitas harga jual Gas Elpiji sesuai HET yang telah ditetapkan.

Terkait kuota gas Elpiji 3 Kg untuk Kabupaten Rohul, tambahnya, sejak dua tahun terakhir, kuota Gas Elpiji 3 Kg yang diperuntukan ke masyarakat kurang mampu sebanyak 240 ribu tabung per bulannya.

"Kita himbau kepada keluarga yang mampu maupun pengusaha rumah makan, restoran dan aparatur sipil Negara di lingkungan Pemkab Rohul, agar tidak menggunakan Gas Elpiji Tabung 3 Kg. Karena peruntukan gas elpiji tabung 3 Kg untuk keluarga kurang mampu. Dengan harapan kebutuhan Gas Elpiji 3 Kg terpenuhi tidak terjadi kelangkaan," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved