Kampar

495 APK Ditertibkan Bawaslu Kampar, Langgar Aturan Pemilu 2019

Sebanyak 495 Alat Peraga Kampanye (APK) ditertibkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kampar, karena melanggar aturan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019

495 APK Ditertibkan Bawaslu Kampar, Langgar Aturan Pemilu 2019
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru menggelar penertiban alat peraga kampanye yang tidak sesuai ketentuan diwilayah kerjanya, Jumat (7/12/2018). 495 APK Ditertibkan Bawaslu Kampar, Langgar Aturan Pemilu 2019. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

495 APK Ditertibkan Bawaslu Kampar, Langgar Aturan Pemilu 2019

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Sebanyak 495 Alat Peraga Kampanye (APK) ditertibkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kampar, karena melanggar aturan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Penertiban APK melanggar aturan itu dilakukan Bawaslu Kampar di sejumlah tempat di Kabupaten Kampar.

APK yang ditertibkan pada periode tanggal 23 November hingga tanggal 21 Desember 2018 di dominasi dalam bentuk banner yang dipasang ditepi sejumlah ruas jalan sebanyak 268 APK.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Suka Kopi, Obat Stres hingga Minuman Saat Nongkrong Bareng Teman

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Bidan Muda, Merawat Tubuh Hingga Hadapi Rayuan Pasien

APK berbentuk baliho yang ditertibkan sebanyak 144.

Sementara berbentuk spanduk sebanyak 63.

APK yang ditertibkan tersebut banyak ditemukan di daerah Kecamatan Gunung Sahilan dan Kecamatan Salo.

Ketua Bawasu Kampar, Syawir Abdullah mengatakan sejumlah APK yang ditertibkan tersebut merupakan alat peraga yang dinilai melanggar peraturan dari pelaksanaan Pemilu 2019.

Ia mengatakan penertiban ini dilakukan karena adanya perubahan aturan kampanye tentang APK tersebut.

"Mengacu itu kita melakukan penertiban, terkait penertiban yang dilakukan kita telah memberitahukan ke pihak partai," katanya.

Ia bersyukur pihak partai menerima keputusan dari peraturan ini.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Hidup di Zaman Modern, Jadi Entrepreneur dan Mengajar Mengaji

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru, Kumpulkan Donasi untuk Berbagi dengan Anak Jalanan

"Untuk itu kita akan terus meningkatkan sosialisasi agar pemahaman para peserta Pemilu 2019 bisa ditingkatkan," pungkasnya.

Ia mengatakan di Kabupaten Kampar pelanggaran masih didominasi pada APK, terkait pelanggaran lain belum ditemukan.

Terkait pelanggaran money politik yang beberapa waktu lalu diperiksa Bawaslu terhadap dua legislatif dari dua partai peserta pemilu telah diputuskan tidak memenuhi unsur pelanggaran. (*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved