Indragiri Hulu

Sampah Menumpuk, Kepala UPT Pasar Disperindagpas Inhu: Kalau Tak Kerja, Tak Dibayar

Sampah menumpuk di Pasar Sri Gading, Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Sampah Menumpuk, Kepala UPT Pasar Disperindagpas Inhu: Kalau Tak Kerja, Tak Dibayar
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Sampah menumpuk di Pasar Sri Gading, Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Sampah menumpuk di Pasar Sri Gading, Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Betapa tidak dua bulan belakangan sampah tersebut tidak diangkut oleh petugas kebersihan pasar. Padahal setiap hari pedagang dipungut Rp 1000 untuk uang kebersihan.

Mandor petugas kebersihan, Suroyo mengakui bahwa petugas kebersihan pasar di Pasar Sri Gading Air Molek sudah tidak bekerja selama dua bulan. Pasalnya mereka sudah tidak menerima gaji.

"Kami sudah tidak menerima gaji selama dua hulan, bagaimanalah Pak," kata Suroyo ketika dikonfirmasi melalui selular, Jumat (29/12/2018).

Baca: 212 CPNS Pemkab Inhil Terima SK Pengangkatan PNS, Guru Garis Depan Ada 36 Orang

Soal pungutan itu, Suroyo tidak membantah.

Ia mengakui mengambil Rp 1000 per hari untuk uang kebersihan.

Namun uang itu langsung disetorkan kepada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagpas) Inhu. Ia berharap agar gajinya segera turun.

"Bagaimanalah kami ini Pak hanya mengharapkan uang gaji Rp 1 juta itu, tolonglah sampaikan ke DPR," kata Suroyo yang tak paham kenapa mereka belum gajian meski sudah dijelaskan oleh Disperindagpas Inhu.

Terpisah Tribuninhu.com mengkonfirmasi Kepala UPT Pasar Disperindagpas Inhu, Sustiyono terkait sampah yang menumpuk di Pasar Sri Gading. Sustiyono melemparkan persoalan ini kepada petugas kebersihan di Pasar Sri Gading.

Baca: VIDEO: Jadwal Siaran Langsung Liga Italia AC Milan vs SPAL Pekan ke-19, Minggu (30/12/2018)

Sustiyono mengakui bahwa petugas kebersihan menjadi malas karena gaji mereka yang belum dibayar.

"Tapi kemarin kita sudah sampaikan akan dibayar di bulan Februari, karena kondisi yang tidak memungkinkan saat ini jadi dimasukkan di tunda bayar," kata Sustiyono.

Sustiyono menegaskan bahwa apabila petugas tersebut tidak bekerja maka tidak akan dibayar.

"Kalau petugas kebersihan tidak bekerja, maka tidak akan dibayar," kata Sustiyono. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved