Pemilu 2019

KPU Kota Pekanbaru Mulai Layani Pemilih Pindahan

Komisi Ketua Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru mulai memproses penyusunan daftar pemilih tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

KPU Kota Pekanbaru Mulai Layani Pemilih Pindahan
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO Kotak Suara Pemilu 2019 dari Kardus, Ketua KPU Pekanbaru Tinjau Gudang Logistik Pemilu 

KPU Kota Pekanbaru Mulai Layani Pemilih Pindahan

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Komisi Ketua Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru mulai memproses penyusunan daftar pemilih tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Hal itu menindaklanjuti hasil penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke dua (DPTHP-2) oleh KPU RI.

"Saat ini mulai proses (penyusunan, red). Ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan untuk menentukan pemilih dalam kategori DPTb dan DPK," ujar Komisioner KPU Kota Pekanbaru, Yeli Noviza mengatakan, Senin (31/12/2018).

Baca: ISSI Riau Targetkan 2 Emas Pada Pra PON 2019

Yeli Noviza menjelaskan, pemilih yang masuk dalam kategori DPTb yaitu warga yang sudah terdaftar di DPT suatu TPS namun tidak bisa menggunakan hak suaranya di TPS tersebut.

Alasannya bermacam-macam, bisa jadi warga tersebut tidak bisa pulang ke daerah asalnya pada saat pencoblosan.

"Seperti mahasiswa kita yang di Pekanbaru. Hanya 30 persen saja mahasiswa yang di sejumlah Kota Pekanbaru merupakan warga Pekanbaru, sisanya kan dari kabupaten dan kota lain," ujarnya. Meskipun pada saat hari pencoblosan diliburkan, kan belum tentu juga mereka bisa pulang," ujarnya.

Agar masuk dalam DPTb, warga tersebut harus menunjukkan e KTP atau surat keterangan dan salinan bukti sudah terdaftar sebagai pemilih dalam DPT di suatu TPS kepada petugas pemungutan suara (PPS) di TPS tujuan.

Kemudian, petugas pemungutan suara tersebut akan memberikan formulir A5-KPU.

"Saat ini pindah TPS sudah bisa dilakukan, paling lambat 30 hari sebelum Pemilu. Kami juga kemarin sudah menggelar sosialisasi terkait DPTb ini ke para mahasiswa dan kami juga sudah pasang-pasang spanduk pengumuman bagi warga yang ingin pindah memilih," ujar Yeli.

Sedangkan kategori pemilih yang masuk dalam kategori DPK adalah pemilih yang tidak terdaftar sebagai Pemilih dalam DPT dan DPTb, tapi memenuhi syarat sebagai Pemilih.

Baca: 2019 Pengangkutan Sampah di Pekanbaru Sepenuhnya Dikelola Swasta

Mereka bisa jadi dari kalangan pemilih yang baru mendapatkan NIK atau yang tidak sempat masuk dalam DPTb.

Pada hari H, pemilih yang masuk kategori DPK dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan e-KTP

"Pemilih dalam DPK didaftar di TPS sesuai dengan alamat yang tertera dalam e-KTP. Jadi jangan takut akan kehilangan hak suaranya, semua akan kami layani," ujarnya.(gbw).

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved