Jangan Anggap Sepele Bila Badan Nyeri Saat Bangun Tidur, Bisa Saja Ini Penyebabnya

Seseorang dapat bertindak kasar dengan berteriak, mengayun-ayunkan lengan, meninju atau menendang.

Jangan Anggap Sepele Bila Badan Nyeri Saat Bangun Tidur, Bisa Saja Ini Penyebabnya
Shutterstock
Ilustrasi. Jangan Anggap Sepele Bila Badan Nyeri Saat Bangun Tidur, Bisa Saja Ini Penyebabnya 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Jika Anda bangun tidur dan merasakan sakit, mungkin saja saat tidur melakukan hal yang tidak diduga.

Tidur REM adalah kondisi mimpi tidur.

Seseorang dapat bertindak kasar dengan berteriak, mengayun-ayunkan lengan, meninju atau menendang.

Sampai pada titik melukai diri mereka sendiri atau pasangan tidur.

Selama tidur REM normal, otak mengirimkan sinyal untuk mencegah otot bergerak.

Namun, untuk orang-orang dengan kelainan perilaku tidur REM, sinyal-sinyal itu terganggu.

"Sementara banyak yang masih belum diketahui tentang gangguan perilaku tidur REM.

Baca: Biasakan Mulai Sekarang, Manfaat Minum Air Putih Hangat Setiap Pagi Punya Manfaat Luar Biasa

Baca: Wanita Muda Tewas Diterkam Singa di Kebun Binatang Tempatnya Magang

Itu dapat disebabkan oleh obat-obatan atau mungkin merupakan tanda awal dari kondisi neurologis lain, seperti penyakit Parkinson, demensia, atau atrofi beberapa sistem," kata penulis studi Ronald Postuma di Universitas McGill di Kanada.

Untuk penelitian ini, peneliti mengamati 30.097 orang dengan usia rata-rata 63 tahun.

Mereka mengidentifikasi 958 orang, atau 3,2% dengan kemungkinan gangguan perilaku tidur REM setelah mengecualikan peserta dengan Parkinson, demensia, penyakit Alzheimer, atau sleep apnea.

Selain itu, temuan yang diterbitkan dalam jurnal Neurology menunjukkan bahwa 13% dari mereka yang menderita gangguan mengonsumsi obat anti-depresi.

Orang dengan kelainan ini juga dua setengah kali lebih mungkin memiliki gangguan stres pasca-trauma dan dua kali lebih mungkin memiliki penyakit mental.

Baca: Ini Sinyal dari Tubuh Kalau Kamu Butuh Liburan, Insomnia hingga Tubuh Terasa Lelah Sepanjang Waktu

Baca: Manfaat Selada Air, Tanaman yang Bisa Cegah Kanker dan Stroke tapi Mudah Dibudidayakan

Temuan lain adalah bahwa laki-laki dua kali lebih mungkin dibandingkan perempuan untuk memiliki gangguan perilaku tidur REM.

Orang-orang dengan kemungkinan gangguan perilaku tidur REM 25% lebih mungkin merupakan peminum sedang sampai berat, daripada yang tanpa gangguan.

"Harapan kami adalah bahwa temuan kami akan membantu memandu penelitian di masa depan, terutama karena gangguan perilaku tidur REM adalah pertanda kuat penyakit neuro-degeneratif di masa depan," kata Postuma.(*)

Baca: Pria Wajib Hindari 7 Kesalahan Ini Bila Ingin Hubungan dengan Pasangan Tetap Awet 

Editor: Afrizal
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved