Kampar

IRONIS! Harga Karet Anjlok, Petani Karet di Kampar Merantau ke Malaysia

Ironis! Hamparan luas kebun karet di Kampar ditinggal pemiliknya, harga karet anjlok, petani karet di Kampar merantau ke Malaysia

IRONIS! Harga Karet Anjlok, Petani Karet di Kampar Merantau ke Malaysia
Tribun Pekanbaru/Kolase
RINCIAN Harga Komoditi Lokal di Riau Didominasi Penurunan, Harga TBS Kelapa Sawit, Karet dan Kelapa. IRONIS! Harga Karet Anjlok, Petani Karet di Kampar Merantau ke Malaysia 

IRONIS! Harga Karet Anjlok, Petani Karet di Kampar Merantau ke Malaysia

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Ironis! Hamparan luas kebun karet di Kampar ditinggal pemiliknya, harga karet anjlok, petani karet di Kampar merantau ke Malaysia.

Para petani karet di Kabupaten Kampar hidup susah saat ini dengan anjloknya harga jual karet.

Saat ini, di daerah Kabupaten Kampar harga karet dari hasil kebun petani hanya dihargai senilai Rp 5.600 sampai Rp 5.800 per kilogram.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Selebgram Pandai Menari, Tampilkan Tari Zapin di Singapura

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Aceh Jadi Selebgram, Cantik Bak Boneka, Tapi Pernah Dihakimi Netizen

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Mahasiswi, Ingin Cepat Wisuda dan Menjadi Penulis Terkenal

Padahal kurang lebih empat tahun lalu petani karet di Kampar bisa menjual karet seharga Rp 19 ribu perkilo.

Harga ini diterima petani sudah bertahan sejak enam bulan terakhir.

Petani Karet di Kecamatan Salo, Jamil bercerita kondisi harga karet saat ini sangat memprihatinkan dan menyulitkan kehidupannya.

Harga kisaran Rp 5.600 hingga Rp 5.800 merupakan harga yang kami terima dari penampung.

"Mungkin kalau jual langsung ke pabrik harga bisa tinggi namun kami tidak punya akses langsung kesana," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved