2019: Tahun Cross Border Tourism bagi Riau

propinsi Riau adalah merupakan kawasan perbatasan yang mempunyai potensi besar untuk pengembangan Cross Border Tourism.

2019: Tahun Cross Border Tourism bagi Riau
GenPI Riau
Ketua GenPI Riau, Osvian Putra 

CITIZEN JOURNALISM

Ditulis oleh: Osvian Putra, Ketua GenPI Riau

Ketua GenPI Riau, Osvian Putra
Ketua GenPI Riau, Osvian Putra (GenPI Riau)

Tahun ini adalah merupakan tahun terakhir penerapan target 20 juta wisatawan ke tanah air.

Desain strategi yang telah diterapkan selama ini telah berjalan dengan baik walaupun terkendala oleh berbagai hal mulai dari bencana alam, seperti gunung meletus, gempa bumi, tsunami maupun bencana dalam skala yang lebih kecil seperti tanah longsor dan lainnya.

Jatuhnya pesawat Lion JT 610 beberapa bulan yang lalu juga membuat persepsi orang lain terhadap Indonesia seolah-olah industri penerbangan di Indonesia tidak aman dan dikelola secara serampangan.

Kemudian, ditambah masalah turis China yang sempat membanjiri beberapa spot wisata di tanah air yang beberapa bulan belakangan dipersepsikan sebagai tindakan curang dengan murahnya harga jual paket kunjungan bagi turis China yang berkunjung ke Indonesia yang mengakibatkan dengan ditutupnya beberapa toko serta fasilitas wisata yang selama ini diperuntukkan bagi wisatawan Tiongkok membuat target jumlah kunjungan yang tahun 2018 ini sebanyak 17 juta orang sulit dicapai.

Target memang belum tercapai, tapi masih ada waktu. Setahun kedepan adalah saatnya melakukan sprint dengan menerapkan multi strategi yang bisa mengakselerasi angka kunjungan agar di akhir 2019 nanti kita bisa tersenyum atas tercapai target yang telah dicanangkan semenjak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Kami melihat masih ada potensi tersembunyi yang selama ini belum dielaborasi untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke dalam negri.

Kawasan pesisir timur Sumatra, khususnya yang berada di propinsi Riau adalah merupakan kawasan perbatasan yang mempunyai potensi besar untuk pengembangan Cross Border Tourism.

Mari kita lihat data berikut ini, Kabupaten Bengkalis mempunyai jalur laut ke Melaka, Muar di Malaysia, Kota Dumai mempunyai jalur laut reguler ke Melaka, Muar dan Port Dickson di Malaysia, Selat Panjang (Kabupaten Kepulauan Meranti) mempunyai jalur laut reguler ke Batu Pahat di Johor Malaysia.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved