Pekanbaru

Penurunan Harga Pertalite Cs Disambut Dingin Masyarakat Pekanbaru

Harga BBM jenis Premium dan Solar yang banyak digunakan masyarakat bawah tidak ikut turun.

Penurunan Harga Pertalite Cs Disambut Dingin Masyarakat Pekanbaru
ist
pertalite 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax dan jenis Dexalite yang dilakukan PT Pertamina pada Sabtu (5/1/2019) dini hari ditanggapi dingin oleh warga Kota Pekanbaru, khususnya masyarakat kalangan bawah.

Pasalnya, harga BBM jenis Premium dan Solar yang banyak digunakan masyarakat bawah tidak ikut turun.

"Masyarakat bawah kan hanya menggunakan bensin dan solar saja, sesekali pakai Petralite kalau stok bensin di SPBU habis. Bagi saya kebijakan penurunan BBM jenis Pertalite dan sejenisnya tak menyentuh seluruh kalangan masyarakat," ujar Syafril Harahap, supir angkot Kulim, Sabtu (5/1/2018).

Baca: Transfer Pemain Liga 1: Siap-siap The Jakmania, Satu Pemain Asing Mendarat Malam Ini

Menurut Syafril, Pertalite Cs merupakan jenis BBM kalangan menengah atas.

Sehingga masyarakat kalangan bawah yang sehari-hari menggunakan BBM lain selain Pertalite tidak merasakan dampak apapun.

"Seharusnya kan Pertamina juga turunkan harga bensin juga. Tapi jangan turunnya cuma Rp100 atau Rp200, tak terasa juga. Sebab kalau naik, sampai dua bahkan tiga kali lipat,"ujarnya.

Tanggapan dingin terhadap penurunan harga BBM Pertalite dan sejenisnya juga tampak pada driver ojek online (Ojol), Firmansyah.

Firmansyah mengatakan, kebijakan menurunkan harga Pertalite dan sejenisnya sebenarnya kurang tepat.

Baca: Riau Alami Gempa 3,9 SR, BMKG Pekanbaru Konfirmasi Pusat Lokasinya di Barat Laut Bangkinang

Seharusnya pemerintah tidak perlu menurunkan harga Pertalite dan sejenisnya, meskipun harga minyak dunia sedang turun.

"Selisih harga jual dari Pertalite, Pertamax dan jenis lainnya kan bisa untuk mensubsidi pengguna bensin. Pemerintah tidak rugi lah, kan untungnya di ambil dari selisih harga jual Pertalite dan lainnya," ujarnya. (*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved