Pekanbaru

Sekjen Persi Riau Sebut Belum Ada Pemutusan Kerjasama Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Sekjen Persi Riau mengatakan belum ada rumah sakit di Riau yang diputus kerjasamanya oleh BPJS Kesehatan.

Sekjen Persi Riau Sebut Belum Ada Pemutusan Kerjasama Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan
KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah
Petugas BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor sedang melayani seorang warga yang sedang mengurus kartu BPJS Kesehatan, di kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Jenderal Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Riau, drg Aznan Wahyudi mengatakan, sejauh ini untuk di Riau, belum ada rumah sakit yang diputus kerjasamanya oleh BPJS Kesehatan.

"Alhamdulillah dari total 72 rumah sakit, yang kerjasama dengan bpjs kesehatan ada sekitar 57. Insya Allah diperpanjang semua," ungkap Aznan saat diwawancarai Tribunpekanbaru.com, Sabtu (5/1/2019).

Lanjut dia, memang ada sekitar 28 rumah sakit lagi yang sedang dalam proses akreditasi.

Baca: Wah, Orang yang Sering Terlambat akan Hidup Lebih Lama dan Lebih Sukses, Menurut Penelitian

Kendati begitu, Aznan membeberkan jika seluruhnya tetap mendapat rekomendasi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk perpanjangan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Jadi sejauh ini tidak ada satu pun yang diputus. Dari 28 yang sedang tahap akreditasi itu, yang sudah tersurvei baru 24. Sedangkan 4 belum. 2 rumah sakit swasta dan 2 rumah sakit pemerintah," paparnya.

"Mudah-mudahan bisa diuruslah segera. Dari 24 yang disurvei itu, sampai tadi malam saya cek ada 7 yang belum keluar pengumumannya. Masih menunggu hasil dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)," sambung dia lagi.

Dalam hal ini kata Aznan, Persi berharap 28 rumah sakit yang sedang mengurus akreditasi ini tidak ada yang diputus kerjasamanya oleh BPJS Kesehatan.

"Karena kalau diputus masyarakat juga nanti yang susah dan tersiksa. Rumah sakitnya juga bisa jadi kolaps. Karena kan rata-rata semua sekarang pakai layanan BPJS Kesehatan," ungkap Aznan.

Dia menyatakan, Kemenkes RI hingga kini tetap memberikan rekomendasi kepada 28 rumah sakit yang sedang mengurus akreditasi itu.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved