Pekanbaru

Khawatir Potensi Banjir Masih Ada, Wako Pekanbaru Akui Belum Cabut Status Siaga Darurat Banjir

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT mengaku belum mencabut status siaga darurat banjir hingga awal tahun 2019 ini.

Khawatir Potensi Banjir Masih Ada, Wako Pekanbaru Akui Belum Cabut Status Siaga Darurat Banjir
Tribunpekanbaru/Fernando
Sejumlah anak di RT5/RW 5 Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru tampak berenang di genangan banjir. Banjir yang menggenang di kawasan itu adalah luapan Sungai Siak. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT mengaku belum mencabut status siaga darurat banjir hingga awal tahun 2019 ini.

Padahal status siaga darurat banjir sudah berakhir pada 31 Desember 2018 lalu. Ia khawatir potensi banjir masih ada di awal tahun.

Curah hujan pada bulan peralihan musim hujan dan musim panas sulit diprediksi.

"Sampai saat ini belum kita cabut. Sebab curah hujan tidak menentu," ulasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (6/1/2019).

Baca: Ini Tiga Pengacara yang Akan Dampingi Artis VA yang Terjerat Prostitusi Online

Menurutnya, curah hujan pada bulan ini masih sulit diprediksi. Pemerintah kota menanti informasi lebih lanjut dari BMKG terkait kondisi cuaca di Riau. Kondisi ini jadi satu alasan pemerintah belum mencabut status siaga banjir di Pekanbaru.

"Kalau sekarang ini sulit diprediksi, maka Kota Pekabaru masih siaga darurat banjir," papar Politikus Partai Demokrat ini.

Masa siaga darurat banjir masuk dalam tahap evaluasi. BPBD Kota Pekanbaru masih mengevaluasi kondisi cuaca pada bulan ini. Sembari berkordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca.

"Kami masih melakukan evaluasi. Kami ingin melihat kondisi cuaca dahulu," papar Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Burhan Gurning terpisah.

Gurning mengatakan bahwa pihak BPBD masih mengevaluasi potensi ancaman banjir pada awal tahun. Pemerintah kota belum berencana mencabut status siaga darurat banjir dalam waktu dekat. Sebab masih mempertimbangkan kondisi cuaca yang berubah-ubah di Riau.

Baca: Catat, Mulai 8 Januari Bagasi Lion Air dan Wings Air Berbayar!

Pada akhir tahun 2018, sejumlah wilayah kota sempat tergenang banjir. Kondisi ini sudah berlangsung sejak awal Desember 2018.

Banjir sempat melanda sejumlah kawasan. Di antaranya kawasan Jalan Cipta Karya Ujung, Kelurahan Sialang Munggu dan kawasan Purwodadi di Kelurahan Sidomulyo Barat. Perumahan Sidomulyo di Kelurahan Sidomulyo Barat. Ketiga lokasi tersebut berada di Kecamatan Tampan.

Lokasi lain yang terdampak banjir yakni Perumahan Witayu di Kelurahan Sri Meranti (Kecanatan Rumbai Pesisir) dan Kawasan Dwikora di Kelurahan Sail (Kecamatan Tenayan Raya). (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved