Mengenal Lebih Dekat Potensi Desa di Riau

pengumpulan data yang dilakukan oleh BPS memang membutuhkan anggaran yang besar, tetapi akan jauh lebih mahal membangun tanpa adanya data

Mengenal Lebih Dekat Potensi Desa di Riau
Tribun Pekanbaru/Fadhli
Petani kelapa di Kecamatan Rangsang menggunaan gerobak yang ditarik dengan sepeda motor untuk mengangkut hasil panennya 

Imelda Lestari Siboro

Statistisi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau

Imelda Siboro, Stastisi BPS Riau menyampaikan pandangannya mengenai data indeks Kebahagiaan Riau.
Imelda Siboro, Stastisi BPS Riau.

Badan Pusat Statistik (B)PS adalah lembaga yang dipercaya untuk memberikan data bagi pemerintah dan masyarakat. Presiden Joko Widodo secara khusus menunjuk BPS sebagai satu satunya rujukan statistik di Indonesia dalam rangka kebijakan satu data yang telah diwacanakan.

Satu diantara yang dilakukan BPS  yang mungkin tidak banyak diketahui oleh  masyarakat adalah pendataan potensi desa (Podes). Sebab, dalam pelaksanaannya, yang menjadi responden bukan masyarakat langsung (keluarga/rumah tangga) tetapi adalah aparat desa/kelurahan dan kecamatan.

Kegiatan Pendataan Podes dilakukan sebanyak tiga kali dalam periode waktu 10 tahun  untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, dan Sensus Ekonomi.

Mulanya, pendataan Podes  pertama kali dilakukan pada tahun 1980 bersamaan dengan pelaksanaan Sensus Penduduk 1980.

Tujuan pendataan ini adalah untuk mendapatkan data mengenai keberadaan, ketersediaan, dan perkembangan potensi yang dimilki oleh setiap wilayah administasi pemerintahan khususnya desa.

Data yang dikumpulkan meliputi informasi mengenal sarana dan prasarana, potensi ekonomi, sosial, budaya, dan aspek kehidupan masyarakat lainnya.

Baca: BPS Riau: Januari-November 2018 Ekspor Riau Tumbuh 0,17 Persen 

Baca: Jadi Pusat Penyedia Data, Pengakses Situs BPS Inhu per Bulan Capai Angka 801

Melalui informasi tersebut, diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan wilayah, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Selama periode tahun 2010-2020, Pendataan podes telah dilaksanakan sebanyak tiga kali. Antara lain, tahun 2011, 2014 dan terakhir pada tahun 2018 yang baru saja kita lalui.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved