Indragiri Hulu

KISAH Danau Meduyan di Indragiri Hulu, dari Warga Diserang Buaya hingga Mitos Buaya Penjaga Danau

Kisah Danau Meduyan di Indragiri Hulu, dari warga diserang buaya hingga mitos buaya "penjaga danau', sampai doa bersama dan ritual tolak bala

KISAH Danau Meduyan di Indragiri Hulu, dari Warga Diserang Buaya hingga Mitos Buaya Penjaga Danau
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
KISAH Danau Meduyan di Indragiri Hulu, dari Warga Diserang Buaya hingga Mitos Buaya Penjaga Danau 

KISAH Danau Meduyan di Indragiri Hulu, dari Warga Diserang Buaya hingga Mitos Buaya Penjaga Danau

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Bynton Sumanungkalit

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kisah Danau Meduyan di Indragiri Hulu, dari warga diserang buaya hingga mitos buaya "penjaga danau', sampai doa bersama dan ritual tolak bala yang dilaksanakan warga.

Kisah Danau Meduyan di Indragiri Hulu ini terungkap dari penyerangan buaya terhadap warga bernama Makrifat.

Makrifat merupakan seorang warga Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Indonesia.

Baca: KISAH Dua FDJ Cantik Asal Pekanbaru, Jadi Pengusaha hingga Bertarung dengan Kejamnya Dunia Malam

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Penulis, Menulis Puisi Romansa hingga Pengalaman Pribadi

untuk menggelar doa bersama memohon keselamatan bagi warga Desa Kota Lama di Danau Meduyan.

Doa bersama ini menjadi rangkaian prosesi tolak bala yang dilakukan pascapenyerangan buaya di Danau Meduyan beberapa waktu lalu.

Saharan salah satu masyarakat asli Kota Lama menceritakan kejadian penyerangan buaya di Danau Meduyan tersebut.

Sejak ia hidup, dan saat ini sudah berumur 54 tahun, baru kali ini adanya penyerangan buaya terhadap warga.

"Seumur hidup saya, ini sudah 54 tahun, ini beru pertama kali ada buaya menyerang manusia," ungkap Saharan.

Halaman
1234
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved