Tekno

Heboh PUBG & 9 Game Online Lainnya Diblokir, Kominfo: Itu Murni Hoax

sepuluh permainan elektronik dan mobile game pada 31 Januari 2019 mendatang oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Heboh PUBG & 9 Game Online Lainnya Diblokir, Kominfo: Itu Murni Hoax
Nextren
Winner Winner Chicken Dinner di PUBG 

10 mobile game Mobile Legends, Arena of Valor, PUBG MOBILE: PlayerUnknown's Battlegrounds, Free Fire, Rules of Survival, Fortnite, Creative Destruction, CrossFire: Legends, Point Blank Online, dan Grand Theft Auto V disebut diblokir Kominfo

TRIBUNPEKANBARU.COM - Beberapa waktu lalu tersebar informasi di masyarakat mengenai adanya pemblokiran sepuluh permainan elektronik dan mobile game pada 31 Januari 2019 mendatang oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kementerian Kominfo pun memberikan tanggapan terkait pemblokiran game terkenal seperti Mobile Legends dan PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG).

Narasi yang beredar: Informasi ini tersebar luas di masyarakat, termasuk di media sosial.

Beberapa warganet menanyakan kebenaran informasi akan diblokirnya sepuluh mobile game.

Adapun sepuluh mobile game tersebut adalah Mobile Legends, Arena of Valor, PUBG MOBILE: PlayerUnknown's Battlegrounds, Free Fire, Rules of Survival, Fortnite, Creative Destruction, CrossFire: Legends, Point Blank Online, dan Grand Theft Auto V.

Kabar ini diunggah sebuah page di Facebook dengan 7.000-an pengikut pada 5 Januari 2019.

Dalam foto itu diperlihatkan bahwa ada pengumuman yang mengatasnamakan Kementerian Kominfo, yang akan memblokir 10 game itu pada akhir Januari 2019.

Baca: Siap-siap, Update Baru PUBG Mobile Bakalan Ada Mode Berburu Monster?

Baca: Update Terbaru PUBG Mobile Map Vikendi, Sudah Tahukah Anda 5 Tempat dengan Looting Terbaik?

Baca: Ngincar Chicken Dinner Saat Main PUBG Mobile, Ikuti 5 Tips dan Trik Ini

Post itu telah mendapat 676 komentar dan telah di-share lebih dari 3.700 kali.

Penelusuran Kompas.com: Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved