Indragiri Hilir

Investigasi Dugaan Malpraktik di UPT Puskemas Tembilahan Hulu, Ini yang Dilakukan Tim Pencari Fakta

Investigasi ini dilakukan pasca aksi gabungan mahasiswa Inhil yang beberapa waktu lalu menuntut revolusi pelayanan kesehatan

Investigasi Dugaan Malpraktik di UPT Puskemas Tembilahan Hulu, Ini yang Dilakukan Tim Pencari Fakta
TribunPekanbaru/T. Muhammad Fadhli
Tim Pencari fakta yang dibentuk oleh Dinkes Inhil saat turun langsung menginvestigasi ke lapangan. 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Tim Pencari Fakta yang dibentuk oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sudah turun langsung ke lapangan untuk menginvestigasi terkait keluhan pelayanan di Puskesmas Tembilahan Hulu.

Investigasi ini dilakukan pasca aksi gabungan mahasiswa Inhil yang beberapa waktu lalu menuntut revolusi pelayanan kesehatan di Kabupaten Inhil dan dugaan kesalahan prosedur yang terjadi di UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.

Selasa (8/1/2018), tim yang dibentuk langsung oleh Kepala Dinkes Inhil H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes ini telah turun langsung ke UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.

Tim pencari fakta yang dibentuk antara lain terdiri dari, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Subowo Radiyanto, SKM., M.Kes, Kabid Pelayanan Kesehatan, Ns. Matzen, S.Kep. M.Si, Kabid Kesehatan Masyarakat, Hj. Devi Natalia SKM MH dan Kabid Sumber Daya Kesehatan, Ns. Edi Chandra, S.Kep,M.M.

Kepala Dinkes Inhil H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes, menjelaskan pembentukan tim ini untuk sebagai tindak lanjut dari hasil tuntutan mahasiswa dan investigasi terhadap keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Tembilahan Hulu.

“Kita perintahkan, tim juga sudah turun kelapangan dan sudah saya berikan arahan langsung dan ini akan kita lakukan di 27 puskesmas. Jadi dalam waktu 100 hari 27 puskesmas akan kita kunjungi secara terpadu oleh bidang yang ada di dinas kesehatan. Sehingga nanti berintegrasi semua permasalahan yang ada akan kita cek dilapangan,” ujar Kadis, Rabu (9/1/2018).

Baca: 3 Pelajar di Inhil Nekat Nodong di Siang Hari, Rampas Ponsel Korban

Baca: Pemkab Inhil Upayakan Tambahan 3 Excavator Pada Tahun 2019

Baca: Diduga Telah Terjadi Malpraktik Di UPT Puskesmas Ini, Dinkes Inhil Bentuk Tim Invenstigasi

Mengenai dugaan kesalahan prosedur oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Tembilahan Hulu, menurut Zainal Arifin, langkah selanjutnya akan diambil berdasarkan hasil kunjungan lapangan dan seperti apa kronologis permasalahannya, kalau memang patut diberikan sangsi akan diberikan sangsi.

“Karena puskesmas yang sudah terakreditasi, jadi kita memang mesti ada tindak lanjut dari keluhan-keluhan masyarakat dan ini. Kita lakukan sesuai tahapan kalau memang pelanggaran berat, kita akan berikan sangsi berat, kalau pelanggaran ringan kita akan berikan sangsi ringan,” tutur Zainal Arifin.

Disamping itu, Zainal Arifin menuturkan, pihaknya juga telah mengumpulkan 27 kepala puskesmas Se Kabupaten Inhil dan memberikan arahan untuk menjadikan tuntutan tersebut sebagai momentum memperbaiki mutu pelayanan puskesmas.

“Kita berikan arahan, termasuk puskesmas juga wajib menyampaikan kita no call center untuk pengaduan. Jadi kalau ada keluhan masyarakat mereka punya no call center yang suatu saat saya juga akan tes aktif atau tidak. Juga tersedia fasilitas WA sehingga nanti kalau ada foto bisa kita baca apa yang di kirim masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Subowo Radiyanto, SKM, M.Kes selaku tim pencari fakta yang turun langsung ke Puskesmas Tembilahan Hulu mengatakan, pihaknya telah memanggil petugas puskesmas tersebut, antara lain, bagian loket, pemegang program, poli umum, apotek, informasi, kassubag tata usaha, kepala puskesmas serta petugas lain yang terkait untuk mencari informasi.

“Tanggal 26 (desember 2018) dia minum obatnya, jam berapa. Ini harus ditanya ke pasien. Baru diminum sekali, setelah minum itu efeknya berapa jam kita juga harus tau. Dia (pasien) minta rujukan ke puskesmas Gajah mada itu tanggal berapa dan jam berapa,” jelas Subowo.

Sebelumnya, Massa mahasiswa dari berbagai organisasi di Kabupaten Inhil yang menggelar aksi di Kantor Dinkes Inhil menuntut revolusi pelayanan kesehatan di Inhil dan mengungkapkan fakta dugaan kesalahan prosedur yang dilakukan oleh oknum tenaga kesehatan di sebuah UPT Puskesmas Tembilahan Hulu. (*) 

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved