CPNS 2018

Kepala BKD Riau Ungkap Alasan Minimnya Peserta CPNS yang Lulus Lakukan Pemberkasan Awal Waktu

Ikhwan mengungkapkan, masih minimnya pelamar yang lulus CPNS yang melakukan pemberkasan, karena mereka masih menyiapkan sejumlah berkas.

Kepala BKD Riau Ungkap Alasan Minimnya Peserta CPNS yang Lulus Lakukan Pemberkasan Awal Waktu
Tribunpekanbaru/GuruhBudi
Kepala BKD Riau Ungkap Alasan Minimnya Peserta CPNS yang Lulus Lakukan Pemberkasan Awal Waktu 

"Lebih cepat lebig bagus, kalau ada yang kurang bisa dilangkapi, masih ada waktu. Kalau sudah diakhir, nanti ada yang kurang kita tidak kasih toleransi lagi," ujarnya.

Seperti diketahui, sebanyak 324 orang dinyatakan lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (7/1/2019).

Dari jumlah tersebut, 171 orang diantaranya adalah tenaga pendidik atau guru, kemudian 96 orang tenaga kesehatan dan sisanya 57 orang lagi adalah tenaga teknis.

Baca: Kisah Ustaz Abdul Somad Ketika Mahasiswi Ngajak Bersalaman, Begini Reaksinya

Baca: Dari Madinah, Ustaz Abdul Somad Bersama 3 Ustaz Lain Ikut Mendoakan Kesembuhan Ustaz Arifin Ilham

Baca: Ustaz Abdul Somad hingga Felix Siauw Doakan Kesembuhan Ustadz Arifin Ilham

"Proses selanjutnya, setelah pengumuman adalah pemberkasan. Kita beri waktu selama 10 hari. Kita periksa semua keaslianya berkasnya, mulai dari ijazahnya, sertifikatnya, termasuk KTP dan KK aslinya, semua kita cek," kata Ikhwan Ridwan.

Ridwan mengakui ada beberapa formasi yang tidak terisi.

Bahkan jumlahnya mencapai puluhan formasi.

Seperti diketahui tahun 2018 Pemprov Riau membuka lowongan seleksi CPNS sebanyak 357 formasi.

Artinya ada 33 formasi yang tidak terisi.

"Formasi yang kosong ini memang tidak ada pelamarnya yang lulus. Sebagian besar itu di formasi kesehatan, karena umurnya lewat, kemudian ada juga formasinya beda dengan yang dilamarnya," imbuhnya.

Baca: Kronologi Penemuan Mayat Kontraktor Fly Over Pekanbaru yang Tewas di Hotel Whiz Pekanbaru

Baca: Promo Terbaru Paket Internet Telkomsel, 25 GB Hanya Rp 75 Ribu, Begini Cara Mengaktifkannya!

Sejauh ini pihaknya belum mendapatkan petunjuk dari BKN dan Kemenpan RB untuk mengisi 33 formasi yang kosong tersebut.

Termasuk kemungkinan apakah akan diisi dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Untuk mengatasi kekosonga itu kita belum dapat pentunjuk. Baik dari BKN maupun dari Kemenpan," ujarnya. (*)

Lihat berita menarik lainnya di Fans Page Tribunpekanbaru.com

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved