Rencana Cabut Laporan Kasus Perusakan Baliho di Pekanbaru, Ini Kata Ketua DPD Partai Demokrat Riau

Selain rugi dalam hal materi, perusakan tersebut juga mengusik marwah Partai Demokrat di tingkat nasional.

Rencana Cabut Laporan Kasus Perusakan Baliho di Pekanbaru, Ini Kata Ketua DPD Partai Demokrat Riau
TribunPekanbaru/Alexander
SBY turun langsung ke Jalan Sudirman Pekanbaru, menyaksikan baliho bergambar dirinya dirusak, Sabtu (15/12/2018). 

"Kami masih menunggu intruksi pusat (DPP Demokrat, red). Kami juga masih berharap kasus ini cepat diungkap oleh pihak kepolisian,"

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar masih menunggu intruksi dari DPP Demokrat untuk mencabut laporan kasus perusakan alat peraga kampanye (APK) Partai Demokrat yang melibatkan HS (22) beberapa waktu lalu.

Saat ini pihaknya masih berharap pihak kepolisian bisa menuntaskan dan mengungkap otak pelaku intelektual kasus yang terjadi pada saat Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkunjung ke Pekanbaru.

"Kami masih menunggu intruksi pusat (DPP Demokrat, red). Kami juga masih berharap kasus ini cepat diungkap oleh pihak kepolisian," ujar Asri Auzar, Jumat (12/1/2019).

Asri Auzar mengatakan, perusakan APK tersebut merugikan partainya hingga Rp.200 juta.

Selain rugi dalam hal materi, perusakan tersebut juga mengusik marwah Partai Demokrat di tingkat nasional.

"APK itu adalah simbol dan lambang partai yang kami junjung. Sudah seharusnya identitas partai dibela, ini marwah partai kami," ujarnya.

Baca: Ketua Partai Demokrat Riau Tegaskan Tetap Kawal Kasus Perusakan Bendera Partai Sampai Tuntas

Baca: Demokrat Riau Cabut Laporan Jika Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat Terhenti di Tersangka HS 

Baca: Sekretaris DPD Riau Partai Demokrat Diperiksa Polisi Terkait Pengrusakan Baliho SBY

Meskipun belum ada informasi terkini yang diterima dari pihak penyidik terkait atas kasus tersebut, ia meminta para kader Demokrat di seluruh Riau agar tetap tenang.

Hal itu kata Asri Auzar sesuai instruksi SBY saat ia menghadiri rapat khusus di Jakarta beberapa hari pasca kasus perusakan tersebut terjadi.

Halaman
12
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved