Inilah Kekhawatiran Pelanggan Bila Pajak Toko Online Diterapkan di Indonesia

Alif juga mengaku punya kekhawatiran yang sama tentang rencana penerapan pajak bagi lapak online.

Inilah Kekhawatiran Pelanggan Bila Pajak Toko Online Diterapkan di Indonesia
shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pelanggan lapak online di Kota Pekanbaru mengaku kaget dengan adanya rencana penerapan pajak bagi lapak online.

Mereka khawatir harga produk di lapak online menjadi lebih mahal dari biasanya.

Padahal kecendrungan belanja di lapak online adalah harga yang terjangkau.

Mereka memilih belanja di lapak online lantaran produknya lebih murah dari belanja konvensional.

Kondisi ini jelas bakal berbeda saat diterapkan pajak bagi lapak online.

Pelapak pun dengan terpaksa pasang harga lebih tinggi.

Baca: Pemilik Olshop Minta Pemerintah Lihat Besar Usaha sebelum Dipungut Pajak

Baca: PELAKU Usaha E-commerce Keberatan Pemberlakuan Pajak Toko ONLINE Disamakan dengan Toko Konvensional

Baca: Terhitung 1 Januari 2019, Qatar Berlakukan Pajak Dosa 100 Persen untuk Miras

"Kalau tambah pajak, ya tambah mahal dong harganya," papar karyawan swasta, Fatmasari kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (13/1/2019).

Menurutnya, pajak tersebut tentu menambah beban bagi pelanggan lapak online.

Selama ini mereka sudah dibebani ongkos kirim dari tempat lapak online menuju daerah tujuan.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved