Pekan Life

Karena Resesi Ekonomi Global, Walikota Firdaus Tak Menampik Iklim Investasi di Pekanbaru Stagnan

Firdaus MT tidak menampik iklim investasi Kota Pekanbaru stagnan. Ia memakluminya karena saat ini sedang terjadi resesi ekonomi secara global.

Karena Resesi Ekonomi Global, Walikota Firdaus Tak Menampik Iklim Investasi di Pekanbaru Stagnan
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Semakin banyaknya hotel dan pusat perbelanjaan baru di Kota Pekanbaru menandakan Kota Pekanbaru masih dirasa tempat yang cocok untuk berinvestasi bagi pelaku usaha. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT tidak menampik iklim investasi Kota Pekanbaru stagnan. Ia memakluminya karena saat ini sedang terjadi resesi ekonomi secara global.

"Jadi kita harus menyadari bahwa saat ini ekonomi dunia atau global sedang mengalami resesi ekonomi. Wajar bila investasi stagnan," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (13/1/2019).

Walau investasi mengalami stagnan, Firdaus bersyukur saat ini masih ada investasi yang masuk ke Kota Pekanbaru.

Ia tidak mempersoalkan jumlah investasi yang masuk saat ini. Tapi yang jelas nilai investasi yang masuk di tahun 2018 masih stabil dibanding tahun 2017.

Baca: SITUASI Politik Pengaruhi Investasi di Pekanbaru, Terutama Investor Asing, Kenapa?

Baca: Investasi di Pekanbaru Stagnan pada Tahun 2018, Penanaman Modal Dalam Negeri Mendominasi

Pemerintah kota pun berupaya mendorong peningkatan nilai investasi di Kota Pekanbaru pada tahun 2019.

Caranya dengan menjamin situasi keamanan dan mempermudah layanan perizinan bagi para investor, lokal maupun luar negeri.

Apalagi saat ini sudah ada Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru. "Selain itu kita juga siapkan infrastruktur jalan, pasokan air, pasokan listrik dan jaringan telekomunikasi," papar Firdaus.

Sebelumnya, Pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru mengklaim bahwa investasi di Kota Pekanbaru mengalami stagnan di tahun 2018. Sebab belum ada kenaikan dari total investasi pada tahun 2017 lalu.

Data sementara hingga Triwulan Tiga pada tahun 2018, total nilai investasi yang masuk ke Pekanbaru capai Rp 2 Triliun.

Sedangkan pada tahun 2017, nilai investasi yang masuk mencapai Rp 2,2 Triliun.

Baca: Hingga Akhir Triwulan Tiga Investasi di Riau Capai 16,52 Triliun, Turun Dibanding Periode yang Sama

"Investasi dalam negeri ataupun luar negeri di tahun lalu masih stagnan," terang Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil akhir pekan kemarin.

Jamil menyebut bahwa kondisi stagnan juga dampak dari kondisi politik Indonesia saat ini. Sejumlah pengusaha masih melihat kondisi perkembangan politik. Sebab aktivitas politik yang ada juga berdampak bagi para investor.

Kebanyakan yang melihat kondisi politik Indonesia adalah investor asing. Maka saat ini investasi asing di Kota Pekanbaru belum dominan. Pada tahun 2018 lalu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi.

Jumlahnya mencapai Rp 1,5 Triliun Kebanyakan bergerak di sektor properti. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) hanya berkisar Rp 500 Miliar. Sektor industri masih mendominasi. (*)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved