Jembatan Siak IV

Akhirnya, Jembatan Siak IV Sudah Tersambung

Progress jembatan Siak IV sudah tersambung, Senin (14/1) sore. Main span atau bentang utama Jembatan Siak IV yang terakhir sudah terpasang.

Akhirnya, Jembatan Siak IV Sudah Tersambung
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgio
JEMBATAN -Bentang Jembatan Siak IV sudah tersambung, Senin (14/1) sore. Main Span atau bentang utama jembatan siak IV yang terakhir sudah terpasang. Kedua sisi jembatan ini pun kini sudah tersambung. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Syaiful Misgio

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Progress jembatan Siak IV sudah tersambung, Senin (14/1) sore. Main span atau bentang utama Jembatan Siak IV yang terakhir sudah terpasang. Kedua sisi jembatan ini pun kini sudah tersambung.
Proses pemasangan main span yang terakhir disaksikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau Dadang Eko Purwanto didampingi Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, Yunnan Haris.

Pemasangan main span yang ke 15 ini pun menjadi tontonan warga. Sejumlah warga sekitar tampak menyaksikan proses pemasangan main span dari bawah jembatan. Total main span yang terpasang di Jembatan Siak IV adalah 15 main span dengan total panjang jembatan 830 meter.

Main span yang dipasang tersebut memiliki lebar 20,5 meter dan panjang 10 meter. Satu main span memiliki bobot sekitar 64 ton. Dalam satu main span setidaknya ada 1200 baut yang digunakan untuk menghubungkan antara satu dengan main span yang lain. Untuk memasang satu main span setidak ada 35 petugas. Ada yang bertugas menaikkan dengan menggunakan katrol, ada juga yang bertugas memasang baut.

Setelah semua baut terpasang dan tersambung, maka proses selanjutnya adalah pemasangan besi. Kemudian dilakukan pengecoran dan pemasangan kabel.

"Setelah main span dipasang bautnya, nanti distel dulu kabelnya. Butuh waktu sekitar satu minggu sampai ke tahap pengecoran," kata Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang. Diperkirakan, perampungan pembangunan jembatan ini, kata Dadang, selesai pada 22 Januari 2019. Setelah itu, dilakukan uji beban dari Kementerian PUPR. "Uji beban direncanakan pada 10 Februari," kata dia.

Setelah hasil uji beban keluar, dan dinyatakan layak pakai, kata Dadang, barulah jembatan ini diresmikan. "Hasil uji beban sekitar dua hari. Jadi diperkirakan diresmikan pada 12 Februari mendatang. Setelah itu, bisa langsung dilewati oleh masyarakat umum," ujarnya.

Dadang berharap, proses pembangunan hingga akhir nanti tak mengalami masalah. Sehingga, jembatan dapat segera dimanfaatkan. "Mudah-mudahan tidak ada masalah, karena semua ada penilaian strukturnya. Kalau sudah loading test, maka Jembatan Siak IV sudah aman dilalui oleh masyarakat," kata dia.

Sebelumnya, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Provinsi Riau, Yunnan Haris menjelaskan bahwa Jembatan Siak IV diperkirakan selesai awal Februari sudah selesai. “Setelah itu baru nanti uji beban. Kita akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR kita akan cocokan jadwalnya dengan pihak kementrian. Direncanakan tanggal 10 Februari dilakukan uji bebannya," imbuhnya.

Uji beban nanti akan dilakukan oleh berbagai pihak yang masuk dalam Komisi Keselamatan Jembatan Terowongan Jalan (KKJTJ). Yang didalamnya adalah kalangan akademisi.

"Kalau cuaca mendukung, uji beban bisa selesai dalam satu sampai dua hari, setelah didapatkan instrumen-instrumennya. Kemudian dibaca lagi instrumen-instrumen itu, kemudian disidangkan bersama seluruh anggota KKJJT. Setelah itu baru diputuskan hasilnya, layak atau tidak jembatan ini dilewati untuk umum," ujarnya.

Yunnan mengungkapkan, pekerjaan pembangunan jembatan siak IV memang molor dari jadwal yang ditargetkan.
Pihak kontraktor tidak ingin terburu-buru dalam mengerjakan tahapan demi tahapan dari pekerjaan ini. Bahkan setiap tahapan selesai dan akan masuk ke tahap berikutnya, pihak kontraktor harus meminta izin terlebih dahulu ke konsultan jembatan dari Taiwan dan pihak kementerian.

"Kalau tidak seperti itu, nanti KKJTJ tidak mau mengeluarkan izin sertifikat layaknya. Jadi betul-betul harus harus memenuhi standar teknis. Karena jembatan siak IV ini termasuk jembatan bentang khusus," katanya akhir pekan lalu.

Pihaknya mengagendakan untuk pengecoran terakhir dilakukan pekan terakhir Januari ini. Pengecoran terakhir dijadwalkan akan disaksikan langsung oleh direktur jembatan kementrian PUPR, tim dari KKJTJ dan perwakilan dari DPRD Riau.

"Kita agendakan tanggal 25 Februari ini pengecoran terakhir. Nanti akan disaksikan langsung oleh tim dari KKJTJ dan direktur jembatan Kementerian PUPR. Kita juga akan mengundang dewan (anggota DPRD Riau)," ujarnya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved