Dulu Minta Tinjau Ulang, Kini LAM Sepakat 10 Nama Calon Komisioner KPU Riau yang Diajukan Timsel

Setelah mendapat penjelasan dari KPU Riau akhirnya LAM setuju dengan nama - nama yang diajukan tersebut.

Dulu Minta Tinjau Ulang, Kini LAM Sepakat 10 Nama Calon Komisioner KPU Riau yang Diajukan Timsel
tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Tim Seleksi I KPU Riau sedang mewancarai calon komisioner KPU kabupaten dan kota di Hotel Dafam, Senin (3/12/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau beberapa waktu lalu menyurati KPU Pusat untuk meninjau ulang hasil seleksi komisioner KPU di Kabupaten/Kota dan Provinsi di Riau.

Alasannya karena dikhawatirkan tidak berkesinambungan.

Namun setelah mendapat penjelasan dari KPU Riau akhirnya LAM setuju dengan nama - nama yang diajukan tersebut.

"Setelah kami meminta penjelasan dari KPU Riau, ternyata yang lulus banyak juga dari sebelumnya Komisioner KPU di Kabupaten/Kota lulus untuk Provinsi ditambah juga ada Petahana dan mantan ketua KPU, "ujar Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Riau Syahril Abubakar kepada Tribun Senin (14/1/2019).

Meskipun sebelumnya sempat menyurati KPU Pusat agar melakukan peninjauan hasil tim seleksi, namun setelah dilihat kondisi sebenarnya secara lengkap maka menurutnya hasil Timsel sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Yang kita tuntut sebelumnya kan kesinambungan. Yang kita ragukan sebelumnya kan tidak ada orang lama atau berpengalaman, KPU ini bukan kerja politik namun kerja teknik,"ujar Syahril Abubakar.

Baca: Ketua KPU Riau akan Lari 170 Kilometer Pekanbaru-Payakumbuh, Kampanyekan Pemilu Damai

Baca: LAM Riau Surati KPU Pusat Minta Tinjau Ulang Hasil Seleksi Komisioner KPU Riau dan Kabupaten Kota

Dari 10 nama yang diajukan tim Seleksi ke KPU Pusat menurut Syahril Abubakar didominasi nama - nama yang sebelumnya menjabat sebagai Komisioner KPU di Kabupaten/Kota.

"Kalau yang lulus itu adalah dari Kabupaten/Kota tidak ada masalah. Kemarin kita tidak tahu peta gimana. Kalau yang lulus itu promosi ke provinsi berarti tidak ada masalah,"jelas Syahril Abubakar.

Syahril Abubakar memberikan contoh diantaranya ada nama Ilham Muhammad Yasir yang merupakan calon Petahana, kemudian Tengku Edi Sabli mantan ketua KPU Riau periode sebelumnya dan juga Firdaus mantan ketua KPU Kuansing.

"Pak Tengku Edi Sabli itu tidak kita ragukan lagi, juga ada pak Firdaus dari Kuansing. Surat kami kemarin kan mempertanyakan dan mengingatkan jangan sampai yang terpilih adalah orang yang tidak berpengalaman harus berkesinambungan, "jelas Syahril.

Untuk diketahui 10 nama Komisioner KPU Riau yang diajukan tim seleksi ke KPU Pusat itu adalah Ilham Muhammad Yasir, Tengku Edi Sabli, Firdaus, Abdurrahman, Alnofrizal, Joni Suhaidi, Kheri Sudeska, Nugroho Noto Susanto, Saut Maruli Tua Manik, Yusril Yakub Tambusai.

Baca: Pidato Kebangsaan Indonesia Menang, Prabowo Mengundurkan Diri Jika Pilpres 2019 Curang

Baca: Beredar Kabar Anggota KPU Dapat Ancaman Dibunuh jika Tak Menangkan Jokowi, Ini Kata Polri

Sebagaimana diketahui sebelumnya ada beberapa orang mengadu ke LAM Riau menjekaskan pelaksanaan seleksi komisioner KPU Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Riau dianggap banyak menyalahi aturan.

Apalagi yang lulus banyak nama baru yang dianggap tidak berpengalaman soal pelaksanaan pemilu, ditambah lagi pelaksanaan pemilu yang mendesak.

Namun setelah dikroscek oleh LAM ternyata laporan calon Komisioner KPU yang tidak lulus tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan sebenarnya.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved