Berita Riau

Usai Peluncuran Buku Bunatin, Dheni Kurnia Bakal Gelar Musikalisasi untuk Puisi-Puisinya

Usai peluncuran buku berjudul Bunatin 'Romantisme Mantra Puisi Talang Mamak', Dheni Kurnia bakal gelar musikalisasi untuk puisi-puisinya

Usai Peluncuran Buku Bunatin, Dheni Kurnia Bakal Gelar Musikalisasi untuk Puisi-Puisinya
Tribun Pekanbaru/Hendri Gusmulyadi
Penuh Pesan Moral, Dheni Kurnia Luncurkan Buku Puisi Bunatin, 'Romantisme Mantra Puisi Talang Mamak'. Usai Peluncuran Buku Bunatin, Dheni Kurnia Bakal Gelar Musikalisasi untuk Puisi-Puisinya 

Usai Peluncuran Buku Bunatin, Dheni Kurnia Bakal Gelar Musikalisasi untuk Puisi-Puisinya

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Usai peluncuran buku berjudul Bunatin 'Romantisme Mantra Puisi Talang Mamak', Dheni Kurnia bakal gelar musikalisasi untuk puisi-puisinya.

Setelah meluncurkan bukunya bertajuk Bunatin "Romantisme Mantra Puisi Talang Mamak", di Re Caffee Jalan Kartini Pekanbaru, Minggu (13/1/2019), Dheni Kurnia bekerjasama dengan beberapa fakultas Sastra dan Bahasa di Riau untuk mengupas isi dari puisi-puisi tersebut.

Baca: KISAH Mak Ma Wanita 74 Tahun di Indragiri Hilir, Hidup Sebatang Kara dengan Lumpuh

Baca: RINCIAN DPA Masing-masing OPD di Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Minta Efisiensi

Baca: DPA Pemkab Kepulauan Meranti Diserahkan, Berikut OPD dengan Anggaran Terbesar

Baca: Dengarkan Musik dan Angkat Telepon melalui Perangkat Speaker, juga Bisa Jadi Charger

"Akan kita bahas di tiga tempat, yakni di Fakultas Ilmu Budaya Lancang Kuning tanggal 18 Januari 2019, di FKIP Fakultas Bahasa dan Sastra UNRI 21 Januari 2019, dan Panggung Toktan Jalan Harmonis Ujung pada 26 Januari 2019," ungkap Dheni Kurnia saat memberikan sepatah kata di hadapan para tamu undangan di malam peluncuran kemarin.

Setelah ini, nanti Buku Bunatin juga akan dibuat dalam bentuk musikalisasi puisi bekerjasama dengan seniman Riau.

"Volume pertama telah jadi, nanti volume kedua. Jadi puisi-puisi di dalam buku ini kita buatkan musiknya dan kita masyarakatnya. Kita rekaman di salah satu studio di Sail, dan dipasarkan CD-CD nya. CD pertama sudah habis 500 keping," terang Dheni Kurnia yang juga merupakan aktivis di berbagai organisasi besar di Riau.

Untuk mendapat buku Bunatin, para pecinta puisi atau pun seni lainnya cukup mendatangi atau menghubungi Panggung Toktan di Jalan Harmonis Ujung, Pekanbaru.

Direkturnya Nine Production, Netty Jazz sebagai pihak yang mempersiapan peluncuran dari Buku Puisi Bunatin Karya Dheni Kurnia di Re Caffee kemarin mengaku, sudah sepantasnya Nine Production mendukung.

Apalagi Dheni Kurnia sebagai putra asli Riau telah berhasil menjadi seorang senimal yang bukunya sudah dikenal secara nasional.

"Bahkan Buku Bunatin karya bang Dheni ini telah mendapat pengharagaan pada peringatan Hari Puisi Indonesia (HPI) tahun 2018 yang lalu. Jadi pantas kita apresiasi," ujarnya.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Dara Riau hingga Putri Pariwisata Ekonomi Kreatif Indonesia

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Lahir di Keluarga Seniman, Lomba Nyanyi hingga Jadi Dara Pekanbaru

Baca: KISAH Cewek Cantik dan Imut Asal Pekanbaru, Putus Kuliah hingga Jadi Seorang Pengusaha Dessertbox

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi FDJ, Hindari Godaan hingga Pergaulan Bebas dan Dunia Malam

Menurutnya, ini juga sebagai pemacu bagi anak muda di Riau untuk bisa melakukan hal yang sama, serta mendapatkan inspirasi dari karya puisi Dheni Kurnia ini.

"Puisinya sendiri bagus, Bunatin ini tentang percintaan dan pesan moral untuk masyarakat tentang bagaiamana kehidupan masyarakat Suku Talang Mamak, serta perlu jadi perhatian bagi masyarakat. Suku talang mamak yang orang kenal selama ini terbelakang, yang sebenarnya disana begitu tinggi budayanya. Banyak sekali pesan-pesan melalui puisi dalam buku ini," terangnya.

Perempuan yang lebih akrab disapa Ade ini menjelaskan, Dheni Kurnia telah sukses menjadi seorang seniman dengan lirik-liriknya pada buku berjudul Bunatin tersebut.

"Selama ini bang Dheni juga punya sikap baik dan orangnya merangkul, semua itu bisa kita lihat dari karya-karyanya yang penuh pesan dan kesan. Orangnya menginspirasi. Semoga bang Dheni terus berkarya lebih banyak lagi," jelasnya. (*)

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved