Nagita Dipastikan Tidak Keracunan

Hasil laboratorium pemeriksaan terhadap balita 23 bulan asal Dayun yang diduga keracunan sudah keluar. Pihak RSUD memastikan korban tak keracunan.

Nagita Dipastikan Tidak Keracunan
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
KERACUNAN- Seorang warga melihat kondisi balita 23 bulan Magita Slavina Alhayu yang terbaring di ruang rawat anak RSUD Tengku Rafian Siak, Senin (14/1/2019). Bayi 23 bulan itu sebelumnya muntah-muntah diduga keracunan. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM,SIAK- Hasil laboratorium pemeriksaan terhadap balita 23 bulan asal Dayun yang diduga keracunan akibat jajanan agar-agar sudah keluar. Pihak RSUD Tengku Rafian Siak memastikan pasien bernama Nagita Slavina Alhayu itu tidak keracunan.

"Informasinya bukan karena keracunan, tapi gangguan pencernaan. Bahasa medisnya gastroenteritis," kata Direktur RSUD Tengku Rafian dr Benny Chairuddin kepada Tribun, Selasa (15/1/2019).

Benny menjelaskan, pihaknya tidak memeriksa zat makanan yang sebelumnya dikonsumsi pasien, namun memeriksa pasiennya. "Kalau jajanan agar-agar itu biasanya ke Balai POM atau Labkesda. Kalau kita periksa laboratorium ya pasiennya," kata dia.

Berdasarkan kronologisnya, Nagita Slavina Alhayu dibawa ke UGD RSUD Tengku Rafian karena muntah dan mencret. Diduga setelah makan jajanan warung agar-agar.

"Kalau berdasarkan diagnosa dokter yang menangani, pasien menderita gastroenteritis dan diberi cairan infus serta obat-obatan. Sekarang kondisi sudah mulai membaik," tambah Benny.

Penyebab menderita gastroenteritis belum diketahui, tapi hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan dalam batas normal. "Bisa saja karena pencernaannya lagi sensitif atau makan makanan yang bisa merangsang pencernaan seperti asam, pedas dan lain-lain," kata dia. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved