CPNS 2018

Lulus di Riau, Peserta CPNS Kepulauan Meranti Ini Pilih Tes Kejiwaan di Kepulauan Riau

Dirinya mengatakan memilih Tanjung Balai Karimun karena lebih terjangkau dan dinilainya lebih lengang dalam melayani pasien.

Lulus di Riau, Peserta CPNS Kepulauan Meranti Ini Pilih Tes Kejiwaan di Kepulauan Riau
istimewa
Pegawai BPKP Rohul melakukan pemberkasan CPNS formasi guru kelas, Senin (14/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Teddy Tarigan

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kepulauan Meranti 2018 yang lolos tahap pemberkasan harus melakukan tes kejiwaan di luar daerah.

Hal ini mengingat tenaga medis untuk tes kejiwaan belum tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti.

"Jadi itu merupakan salah satu kelengkapan berkas untuk pemberkasan sehingga peserta kita arahkan untuk tes di rumah sakit yang menyediakan seperti di tanjung Balai Karimun dan Pekanbaru sebagai daerah yang terdekat," ujarnya Bakharudin Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti kepada Tribun Rabu (16/1/2019).

Alam seorang peserta yang berhasil lolos test CPNS Kepulauan Meranti 2018 mengatakan dirinya harus berangkat ke Tanjung Balai Karimun untuk melakukan tes kejiwaan.

"Kemarin pergi ke Karimun untuk test tepatnya di Rumah Sakit M. Sani," ujar kepada Tribun Rabu (16/1/2019).

Baca: Lulus CPNS di Kepulauan Meranti, Peserta Harus Tes Kejiwaan di Pekanbaru atau Tanjung Balai

Baca: Masih Ada 89 Pelamar Belum Lakukan Pemberkasan CPNS Pemprov Riau, Sisa Waktu 2 Hari Lagi

Baca: Ingat Pemberkasan CPNS Pemko Pekanbaru Hari Ini Hanya Tenaga Kesehatan, Cek Jadwal Formasi Lainnya

Dirinya mengatakan memilih Tanjung Balai Karimun karena lebih terjangkau dan dinilainya lebih lengang dalam melayani pasien.

"Karena Pekanbaru sepertinya lebih banyak orang, karena saya dengar yang test dari Pekanbaru, kementrian juga banyak di sana. Katanya ada yang sampai empat hari di sana karena antri," ujarnya.

Dirinya mengatakan selamat test kejiwaan di Karimun dirinya hanya memakan waktu satu hari.

Untuk biaya test sendiri dikatakannya memakan biaya Rp 230.000 dan biaya transportasi pulang pergi sebesar Rp 240.000.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved