Siak

PADI Petani di Siak Ini Bisa Panen dalam Waktu 2,5 Bulan, Ini Nama Bibitnya

Padi petani di Kampung Muara Bungkal, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau ini bisa panen dalam waktu 2,5 bulan, ini nama bibitnya

PADI Petani di Siak Ini Bisa Panen dalam Waktu 2,5 Bulan, Ini Nama Bibitnya
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
PADI Petani di Siak Ini Bisa Panen dalam Waktu 2,5 Bulan, Ini Nama Bibitnya 

PADI Petani di Siak Ini Bisa Panen dalam Waktu 2,5 Bulan, Ini Nama Bibitnya

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Padi petani di Kampung Muara Bungkal, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau ini bisa panen dalam waktu 2,5 bulan, ini nama bibitnya.

Senyum sumringah Baharudin tampak jelas menghiasi wajahnya saat ia memandang hamparan padi yang menguning di sawah miliknya.

Pagi itu, warga Kampung Muara Bungkal, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak ini sedang mengawasi operator mesin pemanen padi (rice combain harvester) yang ia datangkan dari dinas pertanian setempat menuai bulir demi bulir padi yang ditanamnya pada November 2018 lalu.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Perangi Hoax, Edukasi Masyarakat Bahaya Laten Hoax

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Model, dari Remaja 14 Tahun hingga Jadi Miss Teen Riau

"76 hari sudah bisa panen, hanya butuh waktu 2,5 bulan. Saya tanam pada awal November 2018 lalu, sekarang sudah menguning," ujar pria 50 tahunan ini saat ditemui Tribunpekanbaru.com di sawahnya pada Rabu (16/1/2019).

Baharudin juga mengaku heran padi yang ia tanam pada 2,5 bulan lalu sudah menguning.

Apalagi sawah yang ia gunakan adalah lahan gambut yang awalnya tidak produktif.

"Awalnya saya heran juga, apalagi lahan ini dulunya lahan gambut yang kalau musim hujan banjir dan rawan terbakar jika musim kemarau. Bulir padinya juga sangat bagus, nampak dari tangkai padi yang semua gabahnya terisi penuh dengan beras," tutur petani yang mengaku sudah 6 tahun berkubang dengan sawah dan padi ini.

Biasanya benih padi yang ditanam Baharudin membutuhkan waktu 3 hingga 4 bulan baru bisa dipanen.

Ia juga menunjukkan hamparan padi miliknya di petak sawah lainnya yang masih hijau.

Halaman
1234
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved