Cawapres Nomor Urut 01 KH Ma'aruf Amin Irit Bicara Saat Debat, Ini Alasannya

Ia beralasan, debat pertama penekanannya lebih kepada calon presiden (capres) untuk menunjukkan keunggulannya.

Cawapres Nomor Urut 01 KH Ma'aruf Amin Irit Bicara Saat Debat, Ini Alasannya
Tribunnews/Jeprima
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saling berpelukan dengan pasangan calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Maaruf Amin usai mengikuti acara Debat Pertama Capres dan Cawapres di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,JAKARTA-Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengakui dirinya memang irit bicara saat debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1) malam.

Ia beralasan, debat pertama penekanannya lebih kepada calon presiden (capres) untuk menunjukkan keunggulannya.

Karena itu, Ma'ruf mengatakan capres nomor urut 01 Joko Widodo yang lebih banyak bicara pada debat perdana tersebut.

"Tapi saya katakan debat itu kan pertama lebih ke Presiden, dia harus lebih dominan, saya hanya menambah saja. Karena dia Presiden. Makanya tadi malam pun saya tidak banyak bicara. Hal-hal yang perlu saya tambahkan saja," kata Ma'ruf di kediamannya, Jakarta, Jumat (17/1).

Karena itu dalam suatu kesempatan, Ma'ruf tidak menambahkan pernyataan apa pun usai Jokowi menyampaikan argumen dalam debat.

Lagi pula, kata Ma'ruf, yang banyak ditanyakan dalam debat adalah hasil kerja Jokowi selama empat tahun memerintah.

Karena belum masuk dalam pemerintahan, Ma'ruf merasa tak berwenang mengomentari hal tersebut.

"Masalah yang banyak berkembang tadi malam itu masalah yang kebijakan yang sudah dilakukan Pak Jokowi. Kalau sudah dijelaskan oleh Presiden, ya saya tinggal menyetujui, mendukung, jangan seperti orang balapan," lanjut dia.

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved