Kepulauan Meranti

Dirjen Cipta Karya Akan Gulirkan Rp 7,4 Miliar untuk Sanitasi di Kepulauan Meranti

Ini upaya Pemda dan pemerintah pusat dalam menggalakkan penggelolaan limbah rumah tangga skala permukiman yang laik guna

Dirjen Cipta Karya Akan Gulirkan Rp 7,4 Miliar untuk Sanitasi di Kepulauan Meranti
ist
dana Alokasi Khusus 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Teddy Tarigan

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Pemerintah pusat menyetujui permohonan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menggalakkan pembangunan sanitasi yang baik terhadap 21 desa yang tersebar 9 kecamatan.

Pada tahun anggaran 2019 ini pemerintah pusat melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Cipta Karya akan menggulirkan anggaran ke kelompok masyarakat sebesar Rp. 7,4 milliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bidang Sanitasi.

Hal itu dibeberkan oleh Kabid Perkim Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PRPKP) Kepulauan Meranti, Syaiful Bakhri, Jumat (18/1/19) siang.

"Bantuan itu digulirkan berdasarkan permohonan yang kami ajukan pada tahun 2018 lalu," ujarnya.

Program tersebut salah satu bentuk komitmen Pemda Meranti dan pemerintah pusat dalam menggalakkan kebersihan lingkungan kepada masyarakat.

Baca: Mayat Mengapung di Perairan Meranti Ternyata Warga Myanmar Bernama Kyam Kyam

Baca: 337 Sertifikat Tanah PTSL BPN Tahun 2018 Diserahkan kepada Masyarakat Kepulauan Meranti

Baca: VIDEO: Pelabuhan Roro Insit Meranti Ditargetkan Beroperasi Saat Idul Fitri 2019

Terlebih memiliki sanitasi yang laik guna, sesuai standart yang ditatapakan oleh pemerintah.

"Ini upaya Pemda dan pemerintah pusat dalam menggalakkan penggelolaan limbah rumah tangga skala permukiman yang laik guna,"ujarnya.

Untuk realisasi pembangunan, menurut Syaiful akan dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat yang ditunjuk.

Dari total anggaran yang digulirkan itu, menurutnya terbagi pada tiga jenis kegiatan secara kolektif:

Mulai dari Pembambangunan tangki safety tank individual sebanyak 200 unit yang akan dibangun di tiga desa Kecamatan Rangsang Barat, serta satu desa di Kecamatan Tebingtinggi Timur.

Pembangunan tangki safety tank skala komunal akan dibangun 5 unit plus jaringan perpanjangan di setiap desa.

Baca: Niat Obati Sakit Diderita, Lelaki Ini Suntkkan Air Mani ke Punggungnya, Kondisi Tubuhnya Jadi Begini

Baca: Debat Pertama Pilres 2019, AHY Kritik Jokowi: Tidak Relevan Jika Tanya Tentang Partai

Adapun desa yang telah ditetapkan sebagai penerima diantaranya Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi, dan Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Selanjutnya mengikut, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat hingga, dan Centai Kecamatan Pulau Merbau.(*)

Penulis:
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved