Dumai

KISAH Pak Wis 20 Tahun Menunggu Bandar Bakau, Raih Penghargaan hingga Legenda Putri Tujuh

Kisah Pak Wis selama 20 tahun menunggu Bandar Bakau yang ada di Kota Dumai, Riau, raih penghargaan dari negara hingga Legenda Putri Tujuh

KISAH Pak Wis 20 Tahun Menunggu Bandar Bakau, Raih Penghargaan hingga Legenda Putri Tujuh
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
KISAH Pak Wis 20 Tahun Menunggu Bandar Bakau, Raih Penghargaan hingga Legenda Putri Tujuh 

KISAH Pak Wis 20 Tahun Menunggu Bandar Bakau, Raih Penghargaan hingga Legenda Putri Tujuh

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syahrul Ramadhan

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kisah Pak Wis selama 20 tahun menunggu Bandar Bakau yang ada di Kota Dumai, Riau, raih penghargaan dari negara hingga Legenda Putri Tujuh.

Ada cerita besar dibalik Bandar Bakau di Kota Dumai.

Hutan bakau sangat teduh dikala siang menuju sore.

Baca: WOW, Mahasiswa di Pekanbaru SIMPAN Pil Ekstasi 8.617 Butir, Polisi Pura-pura Jadi Pemesan

Baca: Dosen BERCADAR Asal Riau Temukan Obat Herbal untuk Penyakit HIV dan AIDS

Baca: GALERI Banker Kece dan Cantik Indonesia, Ada yang dari Pekanbaru dan Terpilih Jadi Dara Riau

Hutan yang terhampar seluas hampir 12 hektar itu menyimpan perjuangan panjang Darwis Muhammad Saleh.

Pak Wis panggilannya.

Lelaki hitam legam berusia 51 tahun itu sudah mendiami kawasan tersebut lebih hampir 20 tahun belakangan.

Saat disambangi tribunpekanbaru.com di kediamannya di dalam kawasan Bandar Bakau, Pak Wis hanya mengenakan celana panjang berbahan jeans warna biru yang mendekati pudar.

Dia tengah bersantai diatas hamok yang diikatkan diantara dua batang bakau dekat dengan pondok tempat dia menghabiskan waktu sehari-hari.

Halaman
1234
Penulis: Syahrul
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved