KPU Evaluasi Pelaksanaan Debat Pasangan Capres-Cawapres

KPU menerima banyak masukan dan kritik mengenai penyelenggaraan debat pertama. Masukan dan kritik itu sementara ditampung oleh KPU sebagai evaluasi

KPU Evaluasi Pelaksanaan Debat Pasangan Capres-Cawapres
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua KPU Arief Budiman (kiri) dan Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin (kanan) menunjukkan surat suara Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (4/1/2019) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,JAKARTA-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, format debat pilpres setelah debat perdana bisa berubah. 

Hal itu bergantung dari hasil evaluasi debat pertama pilpres.

"Bisa (berubah format debatnya), nanti tergantung evaluasi," kata Arief di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1).

Menurut Arief, KPU menerima banyak masukan dan kritik mengenai penyelenggaraan debat pertama. Masukan dan kritik itu sementara ditampung oleh KPU sebagai bahan evaluasi.

Beberapa hal yang akan dibahas dalam evaluasi, misalnya, soal jumlah pendukung pasangan calon yang diperbolehkan masuk dalam ruangan.

Pada debat pertama, masing-masing paslon hanya boleh membawa 100 tamu undangan, sedangkan tamu undangan KPU berjumlah 300.

"Kalau kita punya kapasitas ruangannya dua ribu ya kita undang banyak orang dong. Tapi kalau kapasitas ruangan lima ratus ya kita pastikan yang diundang hanya lima ratus," ujar Arief.

Evaluasi lain yang dilakukan oleh KPU, adalah soal durasi yang dialokasikan bagi peserta debat menjawab pertanyaan.

Beberapa pihak menilai, durasi yang diberikan ke paslon sangat minim sehingga jawaban kurang mendalam.

"Ada juga yang memberi masukan, ini kok debat cuma semenit dua menit, macam-macam. Tapi ada juga yang memberi komentarnya wong dua menit itu (waktunya) nggak habis," katanya.

Rencananya, evaluasi debat pertama pilpres akan digelar Senin (21/1) pekan depan. KPU akan melibatkan panelis, media yang menyiarkan debat, dan unsur-unsur lainnya.

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved