Indragiri Hilir

PELUANG Bisnis dan Usaha, Siput Laut Indragiri Hilir Jadi Komoditas Ekspor Menjanjikan

Peluang bisnis dan usaha bagi anak muda dan masyarakat, siput laut Indragiri Hilir jadi komoditas ekspor menjanjikan

PELUANG Bisnis dan Usaha, Siput Laut Indragiri Hilir Jadi Komoditas Ekspor Menjanjikan
Tribun Pekanbaru/Tribun Travel
PELUANG Bisnis dan Usaha, Siput Laut Indragiri Hilir Jadi Komoditas Ekspor Menjanjikan 

PELUANG Bisnis dan Usaha, Siput Laut Indragiri Hilir Jadi Komoditas Ekspor Menjanjikan

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com, T Muhammad Fadhli

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TANAHMERAH - Peluang bisnis dan usaha bagi anak muda dan masyarakat, siput laut Indragiri Hilir jadi komoditas ekspor menjanjikan.

Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan satu di antara daerah pesisir yang memiliki potensi perikanan dan kelautan yang cukup banyak dan menjanjikan.

Satu diantaranya adalah siput laut atau yang biasa disebut masyarakat Inhil dengan nama Cincinot.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Padang Jadi Penyanyi di Pekanbaru, Pernah Tampil di Istana Negara

Baca: Perusahaan Cargo dan Logistik di Pekanbaru Berlakukan Harga Baru Pengiriman Barang Melalui Udara

Baca: Dosen BERCADAR Asal Riau Temukan Obat Herbal untuk Penyakit HIV dan AIDS

Memiliki nama ilmiah Buccinum Undatum yang berasal dari keluarga Buccinidae dari kelas Gastropoda, siput laut dapat dikonsumsi sebagai makanan oleh masyarakat.

Menurut, Yusuf Aziz selaku pelaku usaha siput laut, munculnya ide memulai bisnis siput laut berawal dari kondisi perekonomian masyarakat yang terlihat sedang terpuruk, satu diantara penyebabnya adalah karena harga kelapa yang murah.

Inspirasi untuk menjadikan siput laut sebagai potensi bisnis, menurutnya, bermula saat dirinya melihat masyarakat yang tengah beraktifitas memungut siput laut, sehingga muncul lah ide untuk mengekspor siput laut.

“Saya memandang aktifitas masyarakat itu, berpotensi untuk dijadikan bisnis baru. Saya mencoba menjembatani para nelayan melakukan ekspor ke Malaysia,” ujar pria yang juga merupakan Ketua Ranting Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil ini di penampungan siput laut Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Riau, Kamis (17/1/2018).

Baca: IBU Ini Saksikan Sidang Vonis Hukuman Mati Anaknya di PN Bengkalis, Tanpa Meneteskan Air Mata

Baca: WOW, Mahasiswa di Pekanbaru SIMPAN Pil Ekstasi 8.617 Butir, Polisi Pura-pura Jadi Pemesan

Baca: GALERI Banker Kece dan Cantik Indonesia, Ada yang dari Pekanbaru dan Terpilih Jadi Dara Riau

Sementara itu, Nover, seorang nelayan, menuturkan, pendapatan hasil tangkap Siput Laut tergantung dari kondisi pasang surut air laut.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved