Kepulauan Meranti
SMP Negeri di Meranti Ditargetkan Bisa Lakukan UNBK Secara Mandiri
Disdikbud Kepulauan Meranti, Riau, akan prioritaskan satu SMPN bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) secara mandiri.
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Ariestia
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Teddy Tarigan
TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Tahun ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, akan prioritaskan satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP-N) bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) secara mandiri.
Upaya itu ditargetkan jelang tibanya ujian nasional (UN) yang diperkirakan jatuh pada April 2019 mendatang.
Selama ini setiap berlangsungnya UN (Ujian Nasional) di tingkat SMP tidak satupun SMP yang melaksanakan UNBK secara mandiri.
Baca: Dua Gadis Pelajar SD di Meranti Hilang Saat Pergi Sekolah, Sudah Seminggu Belum Juga Ditemukan
Dampaknya dalam pelaksanakan UN, sebagian besar SMP-N yang tersebar masih menggunakan Pola UNKP (Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Disdikbud Kepulauan Meranti, Sabri, Sabtu (19/1/2019). Menurutnya UNKP dampak dari minimnya fasilitas yang memadai terhadap seluruh SMP-N yang ada di Meranti.
"Selama ini kan kebanyakan UN-nya masih manual, yang mana UN masih menggunakan ketas dan pensil. Masak kalah kita sama SMP Swasta," ujarnya.
Untuk mengurai masalah ini, menurut Sabri, pihaknya telah melakukan survei ke salah satu SMP-N yang dinilai layak sebagai percobaan dalam menjalankan UNBK secara mandiri.
"Untuk tahap awal, rencananya 2019 ini kita akan terapkan di SMP-N I Selatpanjang. Dan langkah ini sebagai percobaan. Kita juga telah survei ke lokasi. Saya nilai sangat layak itu dilaksanakan," ungkapnya.
Baca: Kabupaten Kepulauan Meranti Disiapkan Jadi Kota Jaringan Gas di Riau, Ini Potensinya
Jika pelaksanaan itu sukses, menurutnya tidak menolak kumungkinan seluruh SMP-N yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti akan disediakan fasilitas yang sama.
Hal itu juga dibenarkan oleh Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Kepulauan Meranti Safrizal. Dalam pelaksanaan UN tahun sebelumnya, hanya terdapat dua SMP-N yang menggunakan pola UNBK. Selebihnya masih UNKP.
Adapun dua sekolah yang dimaksud di antaranya SMP-N 2 Tebingtinggi Barat, dan SMP-N 2 Tebingtinggi. Namun status dalam pelaksanaan UNBK untuk kedua sekolah itu diungkapkan Syafrizal, tidak mandiri atau menumpang di sekolah lain.
"Total yang melaksanakan UNKBK tahun lalu ada enam SMP, dua SMP-N dan sisanya SMP Swasta. Makanya tahun ini kita akan mengakomodir semua SMP-N bisa melaksanakan UNBK. Satu diantaranya harus bisa menggelar UNBK secara mandiri," ungkapnya. (*)