Indragiri Hilir

Oknum Timses Caleg di Tembilahan Bagi-bagi Baju Muslim Akan Dilaporkan ke Bawaslu Inhil Hari Ini

Oknum Timses satu Caleg DPRD Inhil Dapil 1 diduga melakukan praktek Money Politic.

Oknum Timses Caleg di Tembilahan Bagi-bagi Baju Muslim Akan Dilaporkan ke Bawaslu Inhil Hari Ini
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Oknum tim sukses (Timses) satu di antara Calon Legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) daerah pemilihan (Dapil) 1 diduga melakukan praktek Money Politic.

Dugaan money politic yang dilakukan oknum tersebut dalam bentuk material, yaitu dengan membagikan baju muslimah motif warna-warni kepada masyarakat di Jalan Tanjung Pandan Tembilahan.

Baca: 5 Cara Cerdas Memotret Layaknya Profesional Tapi Cuma Pakai Ponsel, Balon Pun Bisa Jadi Drone

Bukti–bukti terkait dugaan yang terjadi di Dapil 1 Inhil yang meliputi Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu ini pun telah dikumpulkan oleh masyarakat.

“Kami menemukan ada dugaan pelanggaran yang terjadi di wilayah dapil 1 oleh tim sukses oknum caleg yang baru–baru ini membagikan baju kepada masyarakat,” ujar Muridi Susandi mewakili masyarakat setempat kepada Tribuntembilahan.com, Senin (21/1/2019).

Menurut pria yang juga merupakan Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, adanya temuan dugaan pelanggaran ini berkat masyarakat setempat yang sudah koorperatif melaporkan temuan tersebut, sehingga hal ini menunjukkan peran penting masyarakat dalam mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) bersih.

“Saya berharap masyarakat lain bisa mencontoh hal ini, agar pemilu 2019 menghasilkan Dewan yang berkualitas, jujur, dan amanah. Sekarang masyarakat sudah pintar dan memiliki mental pengetahuan untuk menegakkan aturan, jadi kita tidak usah lagi memakai pola-pola miring,” tuturnya.

Terakhir, politisi muda ini sangat menyayangkan sikap dari oknum tersebut, sehingga dirinya menilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Inhil harus segera bertindak agar proses demokrasi tidak dicederai oleh politik kotor.

Baca: Istri Ustadz Maulana Meninggal, Tak Mau Dioperasi, Pilih Pengobatan Alternatif

Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Sandi ini berencana akan melaporkan langsung temuan masyarakat tersebut kepada Bawaslu Inhil.

“Rencananya hari ini akan Kita laporkan langsung ke Bawaslu Inhil beserta barang bukti. Kita harus menegakkan aturan dan membersihkan pola-pola yang sangat tidak sesuai dengan proses demokrasi agar tidak ada lagi yang terlalu vulgar untuk melakukannya kembali. Kalah menang itu adalah takdir, tapi disini kita harus mengikuti proses yang sesuai dengan aturan yang berlaku jadi tidak ada kesan dicurangi,” pungkasnya. (*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved