Kampanye Terbuka dan di Media Massa Diizinkan 21 Hari Jelang Masa Tenang

Nantinya Bawaslu Riau akan mengatur zona kampanye agar tidak terjadi bentrok saat pelaksanaan kampanye terbuka.

Kampanye Terbuka dan di Media Massa Diizinkan 21 Hari Jelang Masa Tenang
ist
bawaslu 

tribunpekanbaru.com - Kampanye dialogis sudah dimulai sejak Oktober 2018 lalu pada tahapan Pemilu 2019. Sedangkan kampanye terbuka dan kampanye dengan cara beriklan di media massa, baru dilaksanakan 21 hari jelang masa tenang.

Meskipun waktu sudah ditetapkan mulai 27 Maret kampanye terbuka dan kampanye di media tersebut, namun untuk aturan teknis masih belum ada. Selasa (22/1) kemarin, Bawaslu Riau mengikuti Forum Group Discussion (FGD) di Tangerang untuk membahas hal ini.

Komisioner Bawaslu Riau, Neil Antariksa yang hadir di FGD tersebut mengatakan, dalam diskusi itu disampaikan secara teknis tentang pelaksanaan kampanye dalam 21 hari tersebut. "Ada kampanye rapat umum dan kampanye di media massa, itu diatur waktunya 21 hari dan berakhir tiga hari jelang hari H," ujar Neil Antariksa kepada Tribun, Selasa ((22/1).

Menurutnya, nanti akan dibagi zona untuk pelaksanaan kampanye terbuka oleh partai politik, sehingga tidak terjadi bentrokan saat acara terbuka tersebut dilaksanakan. Saat ini memang belum ada pengaturan zona tersebut.

"Nanti akan dibagi zonanya, partai ini hari apa dan anggota DPD dan Pilpres juga diatur semuanya. Sekarang ini belum ada pembagian zona," terangnya.

Pembagian zona ini dilakukan sama halnya dengan pelaksanaan kampanye pada Pilkada 2018 silam, namun akan diatur sesuai dapil bagi partai dan caleg. "Kalau sekarang belum, karena masih lama kan, nanti akan diatur setelah mendekati 27 Maret," tambahnya.

Sedangkan untuk beriklan di media massa, juga sedang diatur teknisnya, apakah caleg juga dibenarkan memasang iklan atau hanya dibolehkan partai politik saja. "Kemudian, di media apa saja dan kriteria medianya seperti apa, masih didiskusikan," ujar Neil.

Pihak Bawaslu bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga akan melakukan kerjasama dalam pengawasan terhadap iklan kampanye di media, terutama untuk di televisi dan radio. (uha)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved