Jelang Subuh, Kebakaran Hebat Hanguskan Tujuh Rumah di Dumai

Tujuh rumah jadi arang di kawasan Jalan Sudirman Dumai, pada Rabu (23/1/19) subuh, setelah dilalap si jago merah.

Jelang Subuh, Kebakaran Hebat Hanguskan Tujuh Rumah di Dumai
tribunpekanbaru
Warga mengais sisa kebakaran yang bisa diselamatkan, Rabu (23/1) pagi. Kebakaran menghanguskan tujuh rumah warga. 

tribunpekanbaru.com Matahari belum terbit sempurna dan adzan subuh belum lagi berkumandang, saat Irma dan tiga anggota keluarganya yang lain terjaga. Bau asap menusuk hidung memaksa seluruh anggota keluarganya bangun lebih cepat dari biasa.

Kegaduhan disebabkan kepanikan menyeruak di sebuah rumah sewa di Jalan Sudirman, tak jauh dari Kantor BPJS Dumai di hari Rabu, 23 Januari 2019 itu. "Asap sudah di mana-mana, di seluruh rumah, kami tak lagi berpikir mencari kunci rumah," ungkap Irma.

Dia menyebut, biasanya kunci rumah dikaitkan satu bagian dengan kunci motor. Biasanya, keluarga Irma meletakkannya tak jauh di lemari kamar. "Kami semua panik, api nampak di bagian atap belakang rumah," sebutnya lagi.

"Tuhan masih sayang sama kami, entah bagaimana caranya kami bisa buka pintu sampai kami semua bisa keluar," tambahnya kemudian.

Tak ada yang selamat dari bagian rumah Irma. Rumah yang ditempati dengan cara menyewa selama setahun belakangan itu, luluh-lantak rata dengan tanah di lahap si jago merah. "Tak ada yang selamat, semua surat-surat dan lain-lain habis, cuma motor dua unit yang bisa kami keluarkan," kisahnya.

Senada dengannya, Mutia, gadis yang duduk di bangku kelas enam tidak bisa bersekolah Rabu pagi hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Kebakaran tidak menyisakan sebuah seragam un untuknya datang ke sekolah. "Tak ada lagi baju kami, seragam juga sudah habis karena kebakaran," kata Mutia yang masih mengenakan baju tidur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Afrilagan, menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 4.20 WIB. Tim pemadam kebakaran sampai di lokasi sekitar 20 menit kemudian dengan kekuatan bantuan dari PT CPI dan Pertamina serta warga sekitar.

"Total ada 5 armada pemadam kebakaran dan 5 armada suplai air kita kerahkan ke lokasi kejadian," kata Afrilagan.

Dia menjelaskan, tak ada korban jiwa dari kebakaran yang mengakibatkan hancurnya tujuh unit rumah tinggal dan sejumlah bangunan lain di sana.

Setelah proses pendinginan sekitar pukul 6.25 WIB, masyarakat yang menjadi korban kebakaran mulai mengais sisa bangunan untuk menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan.

Belum diketahui berapa besaran kerugian yang diakibatkan kebakaran hebat menjelang pagi hari kemarin.

"Kerugian materi belum bisa kita perkirakan. Secara kasat mata bisa dilihat, bangunan rumah dan tempat tinggal lainnya habis dan sejumlah kendaraan juga ada yang hangus terbakar," ujar Afrilagan. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved