Dumai

Rumahnya Dilalap Si Jago Merah, Irma Bersyukur: Tuhan Masih Sayang Sama Kami

Matahari belum terbit sempurna dan adzan subuh belum lagi berkumandang saat Irma dan tiga anggota keluarganya yang lain terjaga.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Warga yang mengais sisa-sisa dari tempat tinggalnya yang habis dilahap si jago merah usai kebakaran di rumah sewa Jalan Sudirman Dumai. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syahrul Ramadhan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Matahari belum terbit sempurna dan adzan subuh belum lagi berkumandang saat Irma dan tiga anggota keluarganya yang lain terjaga.

Bau asap yang menusuk hidung memaksa seluruh anggota keluarganya bangun lebih cepat dari biasanya.

Kegaduhan disebabkan kepanikan pun menyeruak di sebuah rumah sewa di Jalan Sudirman, tak jauh dari Kantor BPJS Dumai di hari Rabu, 23 Januari 2019 itu.

"Asap sudah dimana-mana di seluruh rumah, kami tak lagi berpikir mencari kunci rumah," ungkap Irma.

Baca: Alquran Tak Terbakar,Padahal Kertas Lain Jadi Abu Saat Kebakaran SMPN 3 Tualang,Damkar Sebut Ajaib

Dia menyebut, biasanya kunci rumah dikaitkan satu bagian dengan kunci motor. Biasanya, keluarga Irma meletakkannya tak jauh di lemari kamar.

"Kami semua panik, api nampak di bagian atap belakang rumah," sebutnya lagi.

"Tuhan masih sayang sama kami, entah bagaimana caranya kami bisa buka pintu sampai kami semua bisa keluar," ungkap Irma kemudian.

Kebakaran hebat di Jalan Sudirman Kota Dumai Rabu pagi (23/1/2019).
Kebakaran hebat di Jalan Sudirman Kota Dumai Rabu pagi (23/1/2019). (Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

Tak ada yang selamat dari bagian rumah Irma. Rumah yang ditempati dengan cara menyewa selama setahun belakangan itu luluh lantak rata dengan tanah dilahap si jago merah.

"Tak ada yang selamat, semua surat-surat dan lain-lain habis cuma motor dua unit yang bisa kami keluarkan," ceritanya.

Baca: Heboh! Penumpang Pesawat Ini Minta 3 Pramugari Lepaskan Celana Dalamnya di Toilet

Senada dengannya, Mutia gadis yang duduk di bangku kelas enam itu tidak bisa sekolah pagi tadi hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Kebakaran tidak menyisakan sebuah seragam untuknya datang ke sekolah hari ini.

"Tak ada lagi baju kami, seragam juga sudah habis karena kebakaran," kata Mutia yang masih mengenakan baju tidur.

Kepala BPBD Kota Dumai Afrilagan menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 4.20 pagi. Tim pemadam kebakaran sampai di lokasi sekitar 20 menit kemudian dengan kekuatan bantuan dari PT CPI dan Pertamina serta warga sekitar.

"Total, 5 armada pemadam kebakaran dan 5 armada suplai air kita kerahkan ke lokasi kejadian," kata Afrilagan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved