Kapal Tenggelam Di Bengkalis

Bahtiar Dan Budi Santoso Ditemukan Terdampar Di Pantai Oleh Warga, Satu Orang ABK Masih Hilang

Dua korban selamat itu, yakni Bahtiar dan Budi Santoso ditemukan terdampar oleh warga di Pantai Tanjung Leban.

Bahtiar Dan Budi Santoso Ditemukan Terdampar Di Pantai Oleh Warga, Satu Orang ABK Masih Hilang
KOMPAS.com/IDON TANJUNG
Dua korban kapal tenggelam, Bahtiar dan Budi Santoso yang ditemukan masyarakat terdampar di pantai Tanjung Leban, Bukit Batu, Bengkalis, Riau, dijemput petugas kepolisian, Minggu (27/1/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pencarian korban kapal pengangkut semen yang tenggelam di perairan Bengkalis akan dilanjutkan besok pagi, Senin (28/01/2019).

Dari tiga korban yang sempat hilang, dua diantaranya sudah berhasil ditemukan oleh masyarakat setempat.

Dua korban selamat itu, yakni Bahtiar dan Budi Santoso ditemukan terdampar oleh warga di Pantai Tanjung Leban.

Sementara korban yang belum berhasil ditemukan adalah Dasril, yang bertugas sebagai Kepala Kamar Mesin.

Dikutip dari Kompas, dua orang korban kapal pengangkut semen yang tenggelam di perairan Selat Malaka Kabupaten Bengkalis, Riau, ditemukan terdampar di pantai dalam kondisi selamat, Minggu (27/1/2019).

Baca: Sosok Dasril KKM Kapal yang Tenggelam di Perairan Tanjung Pati Sangat Berjasa di Mata Keluarga

"Korban atas nama Bahtiar (Masinis III) dan Budi Santoso (Oiler) ditemukan oleh masyarakat di Pantai Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis. Sementara korban bernama Dasril (Kepala Kamar Mesin) masih dilakukan pencarian," sebut Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto pada wartawan, Minggu.

Kedua korban tambah dia, dijemput petugas Polsek Bukit Batu. Sehingga total korban yang ditemukan selamat sebanyak tujuh orang.

Ke-lima orang yang diselamatkan sebelumnya, yakni Fujianto (Mualim I), Hardiana Adi Jaya (Mualim II), Iwan (ABK), Ismail (saudara crew), Haris (Kapten Kapal), Mulidi Saputra Pasaribu (ABK) dan Wiyo (Masinis II).

Sementara satu orang lagi masih dinyatakan hilang. "Pencarian akan dilanjutkan besok pagi," ujar Sunarto.

Diberitakan sebelumnya, kapal bermuatan semen tenggelam di Perairan Selat Malaka Bengkalis, akibat dihantam gelombang setinggi empat meter.

Halaman
12
Penulis: CandraDani
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved