Tahun Ini PLN Akan Bangun Jaringan untuk 42 Desa di Inhil

Manajer PLN Rayon Tembilahan, berharap cuaca mendukung sehingga pembangunan jaringan berlangsung lancar.

Tahun Ini PLN Akan Bangun Jaringan untuk 42 Desa di Inhil
antara
PLN akan membangun jaringan untuk 42 desa yang belum teraliri listrik di Inhil. 

tribunpekanbaru.com – PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) akan membangun jaringan listrik di 42 desa yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada tahun 2019. Saat ini, PT PLN telah memulai tahapan proses pekerjaan untuk memenuhi target tersebut.

Manajer PT PLN Rayon Tembilahan, Annas Yasin Ilmianto menjelaskan, proses eksekusi pekerjaan di lapangan akan dimulai antara bulan Maret atau April tahun ini, yang diawali dengan proses validasi data.

“Di awal tahun ini baru pesan material. Anggaran kan baru keluar sekitar bulan Februari. Jadi Januari ini validasi data, Februari itu pesan material, Maret kirim ke lokasi, April lah baru mulai pekerjaan. Antara dua bulan itulah estimasi,” ujar Annas, Senin (28/1).

Dengan pembangunan 42 jaringan ini, menurut Annas, akan meningkat rasio elektrifikasi (RE) di Kabupaten Inhil menjadi lebih signifikan, yaitu hingga hampir mencapai target 100 persen.

“Kalau selesai sudah hampir 90 persen RE-nya. Karena kami kan targetnya 100 persen, cuma sekarang masih berproses,” jelasnya.

Dikatakan, cuaca menjadi kendala utama yang harus dihadapi tim dalam mengeksekusi pembangunan jaringan di lapangan. Namun kendala tersebut masih bisa diatasi, dan tidak menjadi kendala yang berarti dalam proses pengerjaan di lapangan.

“Beberapa kendala bukan terlalu vital. November-Desember hujan lebat itu yang menjadi kendala teman–teman saat ini. Kami was–was memang, kami kalau lagi hujan itu kan teman–teman standar operasional prosedur (SOP)-nya harus turun, tidak boleh di atas, takutnya tiba–tiba ada petir. Hal kayak begitu tidak bisa kita pastikan, itu saja yang kami takutkan,” terangnya.

Karena itu, Annas berharap kendala tersebut tidak banyak terjadi pada proses pengerjaan tahun ini. “Itu bisa menjadi kendala lambatnya pembangunan di beberapa desa. Harapan kami cuaca normal, biar bisa agak cepat. Tapi teman-teman komit untuk menyelasaikan ini,” tegasnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved