Pelalawan

Anggota BPD di Pelalawan Lolos dari Jeratan Pidana Pemilu, Ahli Sebut Ada Kerancuan Legislasi

Kasus ini bermula kala saksi melihat anggota BPD memasang alat peraga kampanye (APK). Hal ini pun dilaporkan ke Bawaslu.

Anggota BPD di Pelalawan Lolos dari Jeratan Pidana Pemilu, Ahli Sebut Ada Kerancuan Legislasi
Grafis Tribun Pekanbaru/Didik Ahmadi
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Rapat Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu), Senin Siang lalu (28/1/2019) di kantor Bawaslu Pelalawan, memutuskan seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa di Pelalawan tidak melanggar Pidana Pemilu.

Anngota BPD itu pun lolos dari ancaman hukuman pidana.

Rapat kemarin itu dihadiri pihak kejaksaan dan kepolisian.

Tentunya dari pihak Bawaslu juga hadir.

Rapat tersebut merupakan rapat kedua pembahasan anggota BPD tersebut.

"Unsur pidana pemilunya tidak terbukti. Jadi tidak ditindaklanjuti, " kata Nanang Wartono, anggota Bawaslu Pelalawan, Selasa (29/1/2019).

Baca: Pernah Bersaing dari Nol, Anggota Dewan Ini Minta Caleg Non Petahana Tak Risau, Rebut Hati Warga

Baca: TERNYATA CPNS 2018 Pelalawan yang Lulus Ada yang Terdaftar sebagai Caleg, Ini Sanksi dan Partainya

Baca: Oknum Kades Diduga Lakukan Tindak Pidana Pemilu, Bawaslu Inhil Limpahkan Berkas ke PN Tembilahan.

Yang disidangkan tersebut merupakan anggota BPD Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan.

Kebetulan ia juga calon legislatif (Caleg) dari sebuah partai.

Kasus ini bermula kala saksi melihat anggota BPD memasang alat peraga kampanye (APK).

Halaman
123
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved