Pernah Bersaing dari Nol, Anggota Dewan Ini Minta Caleg Non Petahana Tak Risau, Rebut Hati Warga

Caleg non Petahana tidak perlu risau apalagi takut, karena yang dicari adalah simpati masyarakat.

Pernah Bersaing dari Nol, Anggota Dewan Ini Minta Caleg Non Petahana Tak Risau, Rebut Hati Warga
Grafis Tribun Pekanbaru/Didik Ahmadi
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com,  Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Caleg Petahana di Pemilu 2019 tentunya lebih diuntungkan karena lebih banyak bisa bertemu konstituennya.

Apalagi bisa juga bertahap muka melalui agenda reses yang rutin dilakukan.

Tidak itu saja pada saat reses para Caleg juga masih bisa membagikan sembako bukan dalam kegiatan kampanye.

Sehingga kondisi ini membuat sebagian Caleg yang bukan Petahana merasa tidak adil, apalagi jelang Pemilu ini semakin banyak masyarakat yang dikumpulkan pada saat reses di lapangan.

Caleg Petahana Dewan Provinsi Riau Tengku Nazlah Khairati menanggapi persoalan tersebut.

Baca: KPU Umumkan Daftar Caleg Eks Koruptor, Begini Respon Masyarakat Riau

Baca: Ahmad Dhani Dipenjara 1 Tahun 6 Bulan, Bagaimana Nasib Pencalegannya?

Baca: KISAH Caleg Cantik Asal Pekanbaru, Latih Warga Kurang Mampu dan Sedih Lihat Anak Putus Sekolah

Menurutnya para Caleg non Petahana tidak perlu risau apalagi takut, karena yang dicari adalah simpati masyarakat.

"Kalau katanya tidak adil karena belum masuk sistem aja, Kalau kita berkualitas dan masyarakat butuh kenapa takut bersaing, "ujar Tengku Nazlah Khairati kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (29/1/2019).

Karena Ia sendiri mengaku pernah juga sebelumnya menjadi Caleg pendatang baru dan bisa meraih hati masyarakat sehingga terpilih menjadi wakil rakyat di DPRD Riau.

" Saya juga awalnya dulu gitu dari nol juga, jadi yang menentukan itu adalah pemilih dan silahkan goda pemilih dengan cara masing-masing, Semuanya di tangan pemilih kalau mau duduk ya kejar hati masyarakat,"ujarnya.

Meskipun petahana menurut Tengku Nazlah Khairati semuanya sama, karena tergantung bagaimana menjaga hati masyarakat dan tidak bohong kepada konstituen masing-masing.

"Kalau nurani kita jalan tentu dijaga konstituen, peduli pada masyarakat Insa Allah akan dipilih masyarakat, "ujarnya.

Baca: Drama Korea Selalu Berakhir Romantis? Tidak Juga, 10 Drakor Ini Contohnya!

Baca: JADWAL Tayang Drama Korea (Drakor) Whats Wrong With Secretary Kim di Trans TV, Ini Sinopsisnya!

Baca: Drakor Encounter Tuntas. Simak Drama Korea Terbaru Touch Your Heart, Ada Yoo In Na & Lee Dong Wook

Soal bagi sembako juga menurutnya tidak akan pengaruhi pilihan masyarakat.

Jika Caleg Petahana bersangkutan tidak tepati janji pada masyarakat, maka masyarakat juga tidak akan memilih lagi.

"Kalau itu (reses) tidak digunakan yang halal maka rugi kita. Kalau soal memilih itu nanti, kalau tidak bagus tidak mungkin dipilih masyarakat. Pemilih yang menentukan, "ujarnya.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved