Ini Banjir Paling Kacau, Hujan Deras Bikin Tembilahan Terendam

Hujan deras Selasa (29/1) sore hingga malam, membuat banyak tempat di Tembilahan terendam air.

Ini Banjir Paling Kacau, Hujan Deras Bikin Tembilahan Terendam
tribunpekanbaru
Banjir melanda Tembilahan, Inhil, Rabu (30/1). Sejumlah ruas jalan, sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintah tak luput dari genangan air. 

tribunpekanbaru.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 019 Tembilahan terpaksa diliburkan, setelah air menggenangi area sekolah pada Rabu (30/1) pagi. Tinggi air yang hampir menyentuh lutut orang dewasa, membuat kegiatan belajar mengajar siswa terganggu.

Banjir terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kota Tembilahan, Kabupaten Inhil, pada Selasa (29/1) sore hingga malam.

“SDN 19 meliburkan sekolahnya,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Inhil, Yuspik SH, saat meninjau banjir di SDN 019 Tembilahan, di Jalan Tanjung Harapan Ujung bersama Sekda Inhil, H Said Syarifuddin, dan Assiten II, Afrizal, Rabu (30/1).

Sejumlah ruas jalan di Kota Tembilahan juga tergenang air akibat hujan deras. Beberapa ruas jalan yang terpantau terendam banjir di antaranya Jalan Tanjung Harapan, Jalan Trimas, Jalan Lingkar, Jalan Batangtuaka, dan Jalan Sungai Beringin.

Banjir di Tembilahan memang kerap terjadi karena pasang surut air sungai. Namun hujan lebat yang terjadi cukup lama, membuat ruas jalan atau wilayah yang biasanya tidak terkena banjir kini juga tergenang air tinggi.

Selain karena hujan yang lama dan deras, drainase yang kurang baik serta tersumbat sampah, diduga juga menjadi sebab air menggenangi ruas jalan yang biasanya tidak pernah kebanjiran. Bahkan menurut warga, banjir kali ini merupakan yang terparah yang pernah terjadi di Tembilahan.

“Tidak pernah, ini banjir paling kacau. Mana pernah naik kalau banjir laut, ini banjir hujan. Biasanya ruas jalan lingkar ini tidak pernah banjir,” ujar Amiruddin, warga Tembilahan.

Hal ini dibenarkan Kepala BPBD Inhil, Yuspik. Menurutnya, banjir di Tembilahan kali ini memang tidak biasa. “Intinya jalanan di tembilahan ini banyak terendam lah, yang terparah di Jalan Lingkar II,” ujarnya.

Banjir yang terjadi juga membuat sejumlah rumah warga, sekolah, dan fasilitas umum seperti rumah sakit dan kantor pemerintah terendam air cukup dalam. Beberapa kantor pemerintah yang ikut terendam air di antaranya Kantor Inspektorat dan RSUD Puri Husada Tembilahan.

"Kita sudah kerahkan tim untuk membantu penyedotan air di dalam RSUD Puri Husada Tembilahan," ujar Yuspik.

Meskipun bisa memastikan semua keadaan baik–baik saja, namun Yuspik menuturkan, pihaknya akan terus siaga menunggu laporan masyrakat yang butuh bantuan. “Alhamdulillah, clear. Sekarang di kantor kita menunggu informasi dari warga yang perlu pertolongan, kita siap membantu,” tuturnya.

Yuspik pun berharap cuaca tetap bersahabat sehingga tidak menambah volume air yang ada saat ini. “Sudah surut. Air pasang nanti mudah-mudahan jangan turun hujan. Kalau hujan, terjadi lagi lah banjir,” ujarnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved