Indragiri Hulu

Jelang Pemeriksaan, BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Lakukan Entry Briefing dengan Pemkab Inhu

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau melakukan entry briefing bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu)

Jelang Pemeriksaan, BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Lakukan Entry Briefing dengan Pemkab Inhu
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Jelang Pemeriksaan, BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Lakukan Entry Briefing dengan Pemkab Inhu 

Jelang Pemeriksaan, BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Lakukan Entry Briefing dengan Pemkab Inhu

Laporan Wartawan Tribuninhu.com, Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau melakukan entry briefing bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu).

Rapat entry briefing tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto dan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda Inhu), Hendrizal, Kepala Inspektorat Inhu, Boyke Sitinjak, dan Kepala Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Inhu, Ibrahim Alimin.

Ibrahim menerangkan entry briefing tersebut dilakukan dalam ranga pemeriksaan pendahuluan oleh BPK RI perwakilan Provinsi Riau.

Baca: Pertumbuhan Ekonomi Riau Melambat, Jamkrindo Masih Lakukan Analisa sebelum Tetapkan Target

Baca: Disdik Pekanbaru Sebut Perpustakaan di SD Cuma Pelengkap Saja, Ini Sebabnya

Baca: Kisah Cewek Cantik Asal Pekanbaru Suka Matematika, Bergelut dengan Angka

Rapat entri briefing yang dilakukan oleh BPK RI perwakilan Provinsi Riau itu melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat penata keuangan, bendahara pengeluaran, bendahara penerimaan, dan bendahara barang.

"Selama 30 hari mendatang, tim dari BPK RI akan berkantor di BPKAD. Kita minta kawan-kawan kepala OPD atau bendahara melayani untuk memberikan data," kata Ibrahim di hadapan peserta entry briefing, Rabu (30/1/2019). Hal senada juga disampaikan oleh Sekda Inhu, Hendrizal.

Hendrizal juga menegaskan agar pimpinan OPD tidak meninggalkan tempat selama proses pemeriksaan dari BPK RI berlangsung.

"Kepada seluruh kepala OPD, jangan meninggalkan tempat kalau tidak disetujui oleh pak Bupati," kata Hendrizal.

Hendrizal berharap data yang diminta oleh tim BPK RI bisa diberikan segera, agar proses pemeriksaan berlangsung lancar.

"Jangan sampai diminta berulang-ulang kali. Kami akan berusaha semaksimal mungkin terhadap data yang diminta," kata Hendrizal.

Sementara itu, Ketua tim BPK RI perwakilan Provinsi Riau, Handoko Arianto pada kesempatan itu sempat menerangkan sejumlah materi pemeriksaan.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Terlahir dari Keluarga Penari, Kuliah pada Jurusan Komunikasi

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Model, Punya Kebiasaan Unik hingga Jadi Dara Photogenic Riau

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Rokan Hulu Jatuh Cinta pada Profesi Hotman Paris Hutapea yakni Advokat

Selain melakukan pemeriksaan terhadap kas, BPK RI juga akan memeriksa dana BOS dan juga dana desa.

"Pemeriksaan terhadap dana desa kami ingin memastikan penyaluran dana desa itu sudah sesuai dengan ketentuan dan sudah dilakukan pengawasan oleh Inspektorat," kata Handoko.

Pada kesempatan itu, kepala OPD juga diberikan kesempatan untuk bertanya seputar pemeriksaan kepada tim BPK RI perwakilan Provinsi Riau. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved