Kapal Tenggelam

Keluarga Minta Tim Lakukan Penyelaman, Gelombang Tinggi Hambat Pencarian Dasril di Hari Kelima

Pencarian hari kelima terhadap korban kapal pengangkut semen yang tenggelam di perairan Tanjung Jati, Kamis (31/1), belum membuahkan hasil.

Keluarga Minta Tim Lakukan Penyelaman, Gelombang Tinggi Hambat Pencarian Dasril di Hari Kelima
istimewa
Tim Basarnas dan gabungan lainnya berupaya melakukan penyisiran di sekitar lokasi kapal pengangkut semen tenggelam di perairan Tanjung Jati, Kamis (31/1). 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Pencarian hari kelima terhadap korban kapal pengangkut semen yang tenggelam di perairan Tanjung Jati, Kamis (31/1), belum membuahkan hasil.

Tim Basarnas dan gabungan lainnya berupaya melakukan penyisiran di sekitar tempat kapal tenggelam.

Belum ada upaya penyelaman dilakukan tim yang melakukan pencarian.

Faktor alam seperti gelombang tinggi dan angin kuat masih menjadi penghambat tim melakukan pencarian.

"Memasuki hari kelima pencarian terhadap korban masih nihil. Proses pencarian terus dilakukan Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Bengkalis serta personel Polres Bengkalis dengan menyisir sekitaran lokasi tenggelam kapal," jelas Kepala Pos Basarnas di Bengkalis, Transpiranto, Kamis (31/1).

Meskipun melakukan pencarian di sekitar lokasi kapal tenggelam, namun secara pasti, pihak Basarnas belum berani memastikan titik pastinya posisi bangkai kapal tenggelam tersebut.

"Kalau titik posisi bangkai kapal hingga saat ini masih perkiraan. Setelah dilakukan pengecekan pada saat melakukan penyisiran sampai saat ini tanda-tanda bangkai kapal belum bisa dipastikan di sana,"tambahnya.

Menurut Transpiranto, juga belum bisa memastikan secara pasti apakah korban berada di dalam kapal atau sudah keluar saat kapal tenggelam.

Hanya saja menurut pengakuan rekan korban yang selamat, Dasril sempat nampak keluar kapal saat tenggelam.

Namun belum bisa pastikan korban masih di dalam atau sudah keluar karena belum ada penyelaman.

Sementara, Hermanto, adik kandung Dasril, korban yang belum ditemukan ini, meminta pihak Basarnas bisa melakukan penyelaman.

Guna memastikan keberadaan korban masih di dalam kapal atau tidaknya.

"Kami mau tahu pasti, apakah abang kami berada di dalam kapal atau tidak. Karena dari informasi kru yang ditemukan selamat kemarin, mereka mencoba menarik abang saya, kemudian hempasan terakhir kapal pegangan mereka terlepas. Saat kejadian itu masih berada di dalam kapal," terangnya.
Dari informasi ini, pihak keluarga berharap Tim Basarnas bisa melakukan penyelaman sesegera mungkin.

Apalagi saat ini sudah masuk hari kelima pencarian.

"Prediksi dua kru kapal yang selamat terakhir saat kapal tenggelam bersama abang saya, kemungkinan besar masih di dalam kapal. Jadi, kita berharap betul tim yang melakukan pencarian bisa menyelam untuk betul betul memastikannya," harap Hermanto. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved